Pengembangan Energi Hijau, UP3 Merauke Akan Bangun PLTS BESS dan PLTBm
Merauke, PSP – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Merauke telah mematangkan rencana strategis untuk memperkuat transisi energi hijau di Provinsi Papua Selatan. Dalam kurun waktu tiga tahun ke depan, Merauke ditargetkan memiliki tambahan kapasitas pembangkit listrik berbasis Energi Baru Terbarukan (EBT) hingga 25 MW.
Manajer UP3 Merauke, Heri Sutikno mengungkapkan bahwa rencana ini telah masuk dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) periode 2025-2034.
“ Untuk pembangunan pembangkit ini memang kita sudah rencanakan dalam RUPTL,” kata Heri Sutikno kepada sejumlah wartawan di Merauke belum lama ini.
Heri menjelaskan, dalam upaya transisi energi bersih, pihaknya berencana akan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) BESS (Battery Energy Storage System) di wilayah provinsi Papua Selatan.
“ Target kami, pada tahun 2028 itu direncanakan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) BESS (Battery Energy Storage System) berkapasitas 10 MW,” jelasnya.
Heri Sutikno menambahkan bahwa survei lokasi untuk PLTS 10 MW tersebut sudah dilakukan. Opsi lokasi pertama direncanakan berada di daerah tanah tinggi, tepatnya di Salor.
Tidak hanya PLTS, RUPTL juga mencantumkan pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa (PLTBm) yang dijadwalkan masuk setahun setelahnya.
“ Lalu tahun 2029 di dalam RUPTL itu juga masuk Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa (PLTBm) sebesar 10-15 MW,” jelasnya.
Rencana pembangunan PLTBm tersebut akan menyasar lokasi di daerah seperti Wapeko, Buepe, dan sekitarnya dengan memanfaatkan potensi biomassa lokal untuk menghasilkan listrik.
Dengan total potensi penambahan 20 hingga 25 MW dari energi bersih dalam waktu tiga tahun, Heri Sutikno berharap langkah ini dapat membawa dampak positif bagi lingkungan dan ketahanan energi di kawasan tersebut. “ Semoga dengan penambahan EBT ini bisa menambah hijau kawasan di provinsi Papua Selatan ini,” tutup Heri.[JON-NAL]
