19 Juni 2024

Pasca Penagkapan WBP Karna Bawa Sabu, Kalapas Sebut Sudah Tes Urine Petugasnya

0

Soni Sopyan, Bc.IP, S.Sos, M.Si

Merauke, PSP – Pasca ditangkapnya warga binaan permasyarakatan (WBP) Lapas Kelas II B Merauke akibat membawa narkoba jenis sabu beberapa waktu lalu, pihak lapas langsung melakukan tes urine terhadap para petugas dan wbp.

Demikian disebutkan Kepala Lapas Kelas II B Merauke Sony Sopyan kepada media ini kemarin.

Dikatakan Sony, seminggu setelah tertangkapnya wbp membawa sabu di luar Lapas, pihak lapas langsung berkoordinasi dengan  Kantor Wilayah Hukum dan HAM Provinsi Papua guna dilakukan tes urine.

“Seminggu setelah kejadian, kami sudah koordinasi dengan wilayah untuk tes urine. Karena keterbatasan alat, hanya ada 18 orang yang dicek, 4 diantaranya petugas dan 12 wbp, semua hasilnya negatif,” sebut Kalapas.

Dikatakan Kalapas, 4 petugas yang masuk dalam daftar tes urine tersebut, dirasa patut dicurigai sehingga dilakukan cek urine terhadao narkoba.

“Peetugas dan narapidana yang memang kami curigai tetapi hasilnya negatif,” kata Kalapas.

Diharapkan memang, lanjut Kalapas, seluruh petugas dilakukan tes urine.

Kalapas katakan, pasca kejadian tersebut, pihak lapas gencar memberikan peringatakan kepada warga binaan.

“Warga binaan yang asimilasi juga kami berikan warning terkait sudah adanya kasus kemarin,” lanjutnya.

Kendati begitu, kata Kalapas, program – program lapas tetap berjalan sesuai aturan yang ada. Walaupun sempat terjadi persoalan yang menimpa wbp membawa narkoba diluar.

“Kami tidak menghentikan program, tetapi kami tetap memberikan keadilan kepada WPB lain. Bukan karena ada satu permasalahan lalu kemudian menghentikan program. Karena setiap kegiatan pasti ada resikonya, tetapi tentang bagaimana meminimalisir resiko itu dengan tetap bersandar ke aturan,” tandasnya. Disamping itu, tambahnya, ada beberapa kebijakan – kebijakan yang mengarah agar lapas tetap kondusif.[ERS-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *