Derita Asites Sejak 2020, Peserta JKN Rasakan Manfaat Pelayanan dan Jaminan Biaya di RSUD Merauke

0
Marinus Boby (55)

Marinus Boby (55)

Merauke, PSP – Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kembali dirasakan manfaat nyatanya oleh peserta yang membutuhkan pengobatan jangka panjang. Manfaat tersebut dirasakan langsung oleh Marinus Boby (55), seorang peserta JKN yang telah menjalani pengobatan penyakit asites atau penumpukan cairan di dalam perut sejak tahun 2020 dan hingga kini rutin mendapatkan pelayanan medis di RSUD Merauke tanpa kendala pembiayaan.

Asites merupakan kondisi medis yang menyebabkan penumpukan cairan di rongga perut dan sering kali memerlukan penanganan berkelanjutan, pemeriksaan rutin, serta terapi obat-obatan tertentu. Bagi Marinus, diagnosis tersebut menjadi awal perjalanan panjang dalam menjalani pengobatan. Namun, kehadiran JKN memberikan rasa aman dan kepastian layanan selama proses perawatan. “Sejak mulai sakit tahun 2020, saya rutin berobat karena cairan di perut sering kambuh. Dengan JKN, saya bisa terus menjalani pengobatan tanpa harus memikirkan biaya,” ujar Marinus.

Ia mengungkapkan bahwa salah satu manfaat terbesar yang dirasakannya sebagai peserta JKN adalah jaminan pembiayaan pelayanan kesehatan yang menyeluruh. Selama menjalani perawatan asites, Marinus harus mendapatkan pemeriksaan medis, tindakan penanganan, serta terapi obat yang tidak sedikit nilainya. Seluruh layanan tersebut ia terima tanpa hambatan.

Marinus secara khusus menyoroti manfaat JKN dalam menjamin obat-obatan berbiaya tinggi. Dalam salah satu tahapan pengobatan, ia mendapatkan terapi obat albumen yang secara umum memiliki harga sekitar tiga juta rupiah. Obat tersebut diberikan sesuai indikasi medis dan diterima tanpa adanya pungutan biaya. “Obat albumen itu mahal. Kalau harus bayar sendiri tentu sangat berat. Tapi saya mendapatkannya tanpa biaya sama sekali. Ini benar-benar manfaat yang sangat saya rasakan dari JKN,” katanya.

Selain jaminan biaya, Marinus juga merasakan manfaat JKN dari sisi kemudahan akses pelayanan kesehatan. Ia menuturkan bahwa proses pelayanan di RSUD Merauke berjalan dengan baik dan tertib, mulai dari pendaftaran hingga pengobatan lanjutan. “Pelayanannya jelas dan tidak berbelit. Saya datang berobat, diperiksa dokter, ditangani sesuai kondisi, lalu diberikan obat. Tidak pernah ada kendala,” jelasnya.

Manfaat lain yang dirasakan Marinus adalah kualitas pelayanan yang diberikan oleh tenaga kesehatan. Ia menilai dokter, perawat, dan petugas rumah sakit memberikan pelayanan secara profesional dan ramah kepada pasien JKN, sehingga menciptakan rasa nyaman selama menjalani pengobatan. “Saya selalu dilayani dengan baik. Dokter menjelaskan kondisi asites yang saya alami, tindakan yang dilakukan, dan apa yang harus saya jalani ke depan. Itu membuat saya lebih tenang,” ungkapnya.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Merauke, Erika Verayanti Lumban Gaol, menyampaikan bahwa pengalaman Marinus merupakan gambaran nyata dari tujuan penyelenggaraan Program JKN, yakni memberikan perlindungan kesehatan yang komprehensif dan berkeadilan bagi seluruh peserta. “Program JKN hadir untuk menjamin peserta mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai kebutuhan medis, termasuk pengobatan penyakit kronis dan pemberian obat-obatan berbiaya tinggi seperti albumen, selama sesuai indikasi medis dan ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa peserta JKN tidak perlu khawatir terhadap biaya pengobatan selama mengikuti prosedur pelayanan yang telah ditetapkan. Seluruh layanan yang dibutuhkan akan dijamin tanpa adanya pungutan tambahan di fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Lebih lanjut disampaikan, BPJS Kesehatan terus memperkuat kerja sama dengan fasilitas kesehatan, termasuk RSUD Merauke, untuk memastikan mutu layanan tetap terjaga dan manfaat JKN dapat dirasakan secara optimal oleh peserta.

Bagi Marinus, JKN bukan hanya memberikan keringanan biaya, tetapi juga menghadirkan rasa aman dalam menjalani pengobatan jangka panjang akibat penyakit asites. Ia mengaku dapat lebih fokus pada pemulihan kesehatan tanpa dibayangi kekhawatiran finansial. “Dengan JKN, saya bisa berobat dengan tenang. Pelayanannya baik, obatnya dijamin, dan tidak ada biaya tambahan. Ini sangat membantu saya dan keluarga,” tutup Marinus.

Melalui pengalaman peserta seperti Marinus, Program JKN terus membuktikan perannya sebagai sistem perlindungan kesehatan yang memberikan manfaat nyata, memastikan masyarakat mendapatkan layanan kesehatan yang layak, terjangkau, dan berkelanjutan, termasuk bagi pasien dengan penyakit kronis seperti asites. [JON-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *