Wakil Bupati Merauke Gelar Walimatussafar, Mohon Doa Restu Jelang Ibadah Haji

Merauke, PSP – Wakil Bupati Merauke, Fauzun Nihayah, menggelar kegiatan walimatussafar di kediamannya di Jalan Nowari, Rabu (6/5), sebagai bentuk syukuran dan pamitan menjelang keberangkatannya menunaikan ibadah haji tahun ini.
Kegiatan itu dihadiri oleh masyarakat, keluarga, serta para pendukung. Walimatussafar sendiri merupakan tradisi masyarakat Muslim di Indonesia berupa doa bersama dan pamitan yang dilakukan calon jemaah haji atau umrah sebelum berangkat ke Tanah Suci.
Dalam sambutannya, Fauzun menyampaikan permohonan doa restu kepada seluruh masyarakat Merauke atas rencana keberangkatannya. Ia juga memohon maaf lahir dan batin atas segala kekhilafan, baik sebagai pribadi maupun dalam kapasitasnya sebagai Wakil Bupati.
“Dalam menjalankan tugas dan kehidupan sehari-hari, tentu saya tidak luput dari kekurangan dan kesalahan yang tidak dapat saya sebutkan satu per satu. Untuk itu, saya memohon maaf yang sebesar-besarnya,” ujarnya.
Fauzun berharap keberangkatannya tidak hanya menjadi ibadah pribadi, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mendoakan masyarakat Merauke agar senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, dan kerukunan.
“Saya juga berdoa semoga Bapak dan Ibu semua suatu saat mendapat panggilan untuk menunaikan ibadah haji,” tambahnya.
Ia juga berharap selama dirinya menjalankan ibadah kurang lebih 40 hari di Tanah Suci, masyarakat Merauke tetap dalam kondisi aman, damai, rukun, dan sehat.
Selain itu, Fauzun turut menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga besar Paguyuban HKJSM, di mana ia menjabat sebagai kepala suku, serta seluruh paguyuban di bawah naungan HKGSM.
“Apabila selama ini terdapat hal-hal yang kurang berkenan, saya mohon dimaafkan,” tutupnya.
Pada kesempatan tersebut turut hadir Anggota DPR RI Sulaeman L. Hamzah dan Adib Fuad selaku keluarga serta perwakilan LAZISNU Pusat, H. Riri.
Dalam kesempatan itu, Riri menyampaikan bahwa LAZISNU memiliki lima pilar program utama yang ke depan diharapkan dapat dikolaborasikan di wilayah Papua Selatan, khususnya Merauke.
“Diharapkan LAZISNU PBNU dapat menjalin kerja sama dengan berbagai pihak di Papua Selatan dalam menyalurkan program secara lebih luas dan tepat sasaran,” ujarnya.
Adapun lima program tersebut meliputi NU Care Sehat (layanan kesehatan gratis dan penanganan stunting), NU Care Cerdas (beasiswa pendidikan), NU Care Kerja (pemberdayaan ekonomi), NU Care Damai (kemanusiaan, kebencanaan, dan dakwah), serta NU Care Hijau (pelestarian lingkungan).
Sebagai bentuk komitmen awal, LAZISNU menyalurkan sekitar 100 paket bantuan kepada para asnaf di wilayah Indonesia Timur.
“Kami berharap bantuan ini dapat diterima dengan baik. Apabila dalam pelaksanaannya masih terdapat kekurangan, kami mohon maaf yang sebesar-besarnya,” pungkas Riri. [ERS-NAL]
