Fauzun Nihayah Berangkat Haji 9 Mei, Gabung Kloter Papua Selatan

0

Merauke, PSP – Wakil Bupati Merauke, Dr. Fauzun Nihayah, memastikan akan berangkat menunaikan ibadah haji bersama calon jemaah haji Papua Selatan pada 9 Mei mendatang. Hal itu disampaikannya usai menggelar doa bersama walimatus safar di kediamannya, Rabu (6/5).

Fauzun mengatakan, keberangkatannya tahun ini merupakan panggilan setelah sang suami lebih dahulu menunaikan ibadah haji pada tahun sebelumnya.

“Hari ini saya dan keluarga melaksanakan doa bersama walimatus safar sebagai persiapan berangkat haji. Saya berangkat sendiri, karena suami tahun lalu sudah berhaji. Alhamdulillah, tahun ini saya mendapat panggilan,” ujarnya.

Ia memastikan akan bergabung dengan calon jemaah haji asal Papua Selatan yang dijadwalkan berangkat pada 9 Mei, meski belum dapat memastikan apakah berada dalam satu penerbangan yang sama.

“Kita berangkatnya bersama, tanggalnya sama. Kalau satu pesawat masih dicek, karena tiket kita beli sendiri, bukan dari panitia. Tapi nanti kita akan bersama-sama, termasuk tinggal di asrama,” jelasnya.

Selain itu, Fauzun juga menyebut dirinya memiliki peran sebagai pendamping haji setelah mengikuti proses seleksi di tingkat provinsi. Dengan demikian, ia akan turut memantau kondisi jemaah haji asal Papua Selatan selama di Tanah Suci.

“Saya ini sebenarnya sebagai pendamping haji Papua Selatan, jadi pasti akan ikut memantau saudara-saudara kita di sana,” katanya.

Menjelang keberangkatannya, Fauzun menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat serta memohon doa agar ibadahnya berjalan lancar. Ia juga memastikan tugas-tugas pemerintahan telah didelegasikan kepada pejabat terkait selama dirinya menjalani cuti.

“Saya mohon maaf lahir batin kepada masyarakat. Tugas-tugas sudah saya limpahkan kepada pihak yang berwenang. Harapan saya, semoga Merauke tetap aman dan damai, dan saya juga akan mendoakan masyarakat dari Tanah Suci,” ucapnya.Terkait dukungan pemerintah daerah terhadap penyelenggaraan haji ke depan, Fauzun menyebut hal tersebut masih bergantung pada kondisi anggaran daerah.

“Kalau komitmen pemerintah tentu ada, tapi untuk detailnya kita masih melihat kondisi anggaran ke depan,” pungkasnya.

Ia juga mengonfirmasi telah mengajukan cuti secara resmi sejak 10 hari lalu melalui mekanisme berjenjang hingga ke pemerintah pusat sebagai bagian dari persiapan keberangkatan. [ERS-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *