Empat Kali Berobat Tanpa Biaya, JKN Bantu Peserta Dapat Layanan Kesehatan Berkualitas
Paustina Ngali Mahuze (41)
Merauke, PSP – Kehadiran Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) terus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya dalam memberikan akses layanan kesehatan yang mudah, berkualitas, dan tanpa beban biaya tambahan. Hal tersebut dirasakan langsung oleh Paustina Ngali Mahuze (41) yang telah beberapa kali menjalani pengobatan di RS Bunda Pengharapan Merauke akibat demam.
Paustina menjelaskan bahwa keluhan demam yang dialaminya mengharuskan dirinya beberapa kali mendapatkan penanganan medis di RS Bunda Pengharapan. Sejak kunjungan pertama hingga yang keempat, seluruh proses pelayanan berjalan dengan lancar dan sesuai prosedur yang berlaku bagi peserta JKN.
“Saya sudah empat kali berobat di RS Bunda Pengharapan karena demam. Selama berobat sebagai pasien BPJS Kesehatan, saya tidak pernah dipungut biaya apa pun. Mulai dari pendaftaran, pemeriksaan, hingga pengobatan semuanya terlayani dengan baik,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi sikap dan profesionalisme tenaga kesehatan di RS Bunda Pengharapan. Menurutnya, perawat dan dokter memberikan pelayanan yang ramah, informatif, serta sigap dalam menangani keluhan yang disampaikan pasien. Hal tersebut memberikan rasa nyaman dan menumbuhkan kepercayaan pasien terhadap layanan kesehatan yang diberikan. “Perawatnya ramah, dokternya juga menjelaskan kondisi saya dengan baik. Saya merasa diperhatikan dan tidak dibeda-bedakan sebagai pasien JKN. Semua petugas melayani dengan baik,” tambahnya.
Tidak hanya dari sisi pelayanan medis, pasien tersebut juga menyoroti aspek keamanan rumah sakit yang dinilainya sangat baik. Keberadaan petugas keamanan yang aktif berkeliling di area rumah sakit memberikan rasa aman bagi pasien dan keluarga yang mendampingi selama proses perawatan. “Keamanan di RS Bunda Pengharapan ini sangat bagus. Petugas keamanan selalu berkeliling, jadi kami sebagai pasien merasa aman dan nyaman selama berada di rumah sakit,” ungkapnya.
Pelayanan yang dirasakan pasien ini sejalan dengan komitmen BPJS Kesehatan dalam memastikan peserta JKN memperoleh pelayanan kesehatan yang berkualitas di fasilitas kesehatan yang bekerja sama. RS Bunda Pengharapan sebagai salah satu rumah sakit mitra JKN di Merauke terus berupaya memberikan pelayanan sesuai standar, baik dari sisi medis, administrasi, maupun kenyamanan pasien.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Merauke, Erika Verayanti Lumban Gaol, menyampaikan bahwa pengalaman pasien tersebut merupakan gambaran dari implementasi Program JKN yang mengedepankan prinsip gotong royong dan pelayanan tanpa diskriminasi. “Program JKN hadir untuk memastikan seluruh peserta mendapatkan pelayanan kesehatan yang komprehensif tanpa hambatan biaya. Kami terus berkoordinasi dengan fasilitas kesehatan mitra agar peserta JKN mendapatkan pelayanan yang baik, aman, dan nyaman,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa peserta JKN tidak dikenakan iur biaya tambahan selama pelayanan yang diterima sesuai dengan ketentuan dan indikasi medis. Apabila terdapat kendala di lapangan, peserta diimbau untuk segera melaporkan kepada petugas BPJS Kesehatan agar dapat ditindaklanjuti. “Kami mengapresiasi fasilitas kesehatan seperti RS Bunda Pengharapan yang terus menjaga kualitas pelayanan, baik dari tenaga medis, nonmedis, hingga aspek keamanan. Hal ini penting untuk memberikan rasa tenang bagi pasien yang sedang menjalani pengobatan,” tambahnya.
BPJS Kesehatan Cabang Merauke terus mendorong seluruh fasilitas kesehatan mitra untuk mempertahankan dan meningkatkan mutu pelayanan melalui evaluasi rutin, kerja sama yang berkelanjutan, serta pemanfaatan teknologi digital guna memudahkan peserta dalam mengakses layanan kesehatan, sehingga peserta JKN dapat merasakan manfaat program secara nyata. Dengan pelayanan yang baik, cepat, dan tanpa diskriminasi, Program JKN diharapkan dapat terus menjadi solusi perlindungan kesehatan bagi seluruh masyarakat.
Dengan pelayanan yang dirasakan langsung oleh peserta JKN, diharapkan kepercayaan masyarakat terhadap Program JKN semakin meningkat. Kehadiran fasilitas kesehatan yang memberikan pelayanan prima, seperti RS Bunda Pengharapan, menjadi bagian penting dalam mewujudkan akses layanan kesehatan yang adil dan merata bagi seluruh masyarakat. [JON-NAL]
