Layanan Tanpa Biaya, Peserta JKN Dapat Pelayanan Optimal di RS TNI Angkatan Laut Merauke
Stevanus (25)
Merauke, PSP – Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di berbagai daerah, termasuk di Kabupaten Merauke. Salah satu peserta JKN, Stevanus (25) mengaku mendapatkan pelayanan kesehatan yang cepat, ramah, dan tanpa biaya saat menjalani perawatan di Rumah Sakit TNI Angkatan Laut Merauke.
Stevanus dirawat karena mengalami wasir (hemoroid) yang menimbulkan keluhan cukup mengganggu. Berawal dari rasa nyeri dan perdarahan, ia memutuskan untuk berobat ke fasilitas kesehatan milik TNI Angkatan Laut. Setibanya di rumah sakit, pelayanan yang diterima sejak dari Unit Gawat Darurat (UGD) hingga masuk ke ruang perawatan dinilainya sangat baik. “Saya dilayani dengan cepat dan sopan sejak pertama datang. Dari UGD langsung ditangani dokter dan perawat yang sigap. Setelah dilakukan pemeriksaan, saya dirawat inap beberapa hari untuk pemulihan. Selama di rumah sakit, saya tidak dipungut biaya sedikit pun karena sudah terdaftar sebagai peserta JKN. Semua petugas juga melayani dengan sangat baik,” tuturnya.
Ia menambahkan, pelayanan yang diterima membuat dirinya semakin yakin akan pentingnya menjadi peserta JKN. Menurutnya, program ini benar-benar membantu masyarakat, terutama saat menghadapi kondisi kesehatan yang membutuhkan tindakan medis. “Kalau tanpa JKN mungkin biayanya besar, apalagi untuk tindakan di rumah sakit. Tapi dengan adanya program ini, saya bisa fokus pada pemulihan tanpa perlu khawatir soal biaya,” ungkapnya.
Pelayanan yang diterima peserta JKN di Rumah Sakit TNI Angkatan Laut Merauke mencerminkan sinergi antara fasilitas kesehatan dengan BPJS Kesehatan dalam memberikan pelayanan yang mudah, cepat, dan setara kepada seluruh peserta. Rumah sakit tersebut juga terus berkomitmen untuk meningkatkan mutu pelayanan sesuai standar yang ditetapkan.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Merauke, Erika Verayanti Lumban Gaol menyampaikan apresiasi terhadap fasilitas kesehatan yang terus menjaga kualitas pelayanan kepada peserta JKN. Ia menegaskan, tidak ada perbedaan pelayanan antara peserta JKN dengan pasien umum. “Kami mengapresiasi Rumah Sakit TNI Angkatan Laut Merauke atas komitmen dan kerja samanya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada peserta JKN. Prinsipnya, peserta JKN berhak mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak, aman, bermutu, dan tanpa diskriminasi,” ujarnya.
Lebih lanjut, Kepala Cabang menambahkan bahwa seluruh peserta JKN berhak memperoleh pelayanan sesuai dengan indikasi medis di fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Masyarakat diimbau untuk memanfaatkan kepesertaan JKN sebagai bentuk perlindungan finansial ketika membutuhkan layanan kesehatan. “Kami terus berupaya memastikan peserta mendapat pelayanan yang cepat, ramah, dan tanpa hambatan administrasi. Melalui digitalisasi layanan seperti aplikasi Mobile JKN, antrean online, dan penggunaan NIK sebagai identitas peserta, masyarakat kini dapat mengakses layanan kesehatan dengan lebih mudah,” tambahnya.
Program JKN merupakan wujud nyata gotong royong dalam bidang kesehatan. Dengan membayar iuran secara rutin, setiap peserta turut membantu sesama yang membutuhkan layanan kesehatan. Semangat ini menjadi dasar keberlanjutan program agar manfaatnya dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat.
Stevanus yang mendapatkan perawatan di RS TNI Angkatan Laut Merauke kini sudah pulih dan beraktivitas seperti biasa. Ia berharap masyarakat lain yang belum terdaftar segera mendaftar menjadi peserta JKN agar dapat memperoleh perlindungan yang sama ketika membutuhkan layanan kesehatan. “Program JKN sangat membantu. Jangan tunggu sakit baru mendaftar, karena kalau sudah terdaftar, kita bisa langsung mendapatkan pelayanan tanpa khawatir biaya. Terima kasih kepada BPJS Kesehatan dan rumah sakit yang sudah melayani dengan sangat baik,” ujarnya menutup cerita.
Dengan semakin banyaknya peserta yang merasakan manfaat program ini, BPJS Kesehatan bersama seluruh mitra fasilitas kesehatan diharapkan terus memperkuat pelayanan publik yang berkualitas demi terwujudnya masyarakat yang sehat, produktif, dan terlindungi jaminan kesehatan.[JON-NAL]
