Demo Anarkis di Boven Digoel Diduga Ditunggangi Oknum Masyarakat yang tidak Bertanggung jawab

0
Kordinator aksi demo bersama tim saat konferensi pers

Kordinator aksi demo bersama tim saat konferensi pers

Tanah Merah, PSP – Kordinator Aksi Demo Norbertus Wagi, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat dan pihak Kepolisian yang menjadi korban dari aksi demo kemarin.

Dikatakan Norbertus Wagi, selalu ketua kordinator aksi, ia juga mengecam tindakan yang dilakukan sejumlah masyarakat, yang dengan sengaja menunggangi aksi demo untuk melakukan aksi anarkis.

Dikatakan Norbertus Wagi, pelaksanaan aksi demo berjalan dengan baik dan tertib, mulai dari lapangan Trikora, menuju ke Kantor LMA dan berlanjut di Kodim 1711/Bvd, bahkan semuanya sepakat untuk membubarkan diri dengan tertib dan damai setelah aspirasi mereka diterima oleh LMA, Kapolres dan Dandim 1711/Bvd.

Namun hal tidak terduga ketika saat membubarkan diri dari Kodim, di tengah perjalanan pulang, justru terjadi penyerangan oleh sekelompok masyarakat terhadap pihak kepolisian yang sedang melakukan pengamanan, hal ini pun berlanjut hingga di titik nol tanah Merah, akibat dari aksi brutal tersebut, pihak kepolisian menjadi korban, termasuk rumah masyarakat juga di jarah oleh sekelompok masyarakat yang tidak bertanggung jawab.

Norbertus juga menilai, aksi anarkis yang dilakukan sekolompok masyarakat usai pelaksanaan demo, ditunggangi oleh oknum-oknum masyarakat yang tidak bertanggung jawab, bahkan dengan sengaja memprovokasi agar situasi menjadi kacau.

“Jadi aksi anarkis ini diluar dari kendali kita, karena setelah selesai demo kita sepakat untuk kembali dengan tenang dan damai, namun kita tidak pungkiri ditengah perjalanan justru di manfaatkan oleh kelompok-kelompok lain untuk membuat gaduh,”ujarnya.

Lebih lanjut Norbertus Menegaskan, terkait dengan aksi demo spontan yang dilakukan terkait dengan Pembakaran Simbol Mahkota cendrawasih sudah selesai, namun jika ada yang melakukan aksi demo susulan dengan hal yang sama, alangkah baiknya tidak perlu dilakukan, pasalnya akibat dari aksi demo yang dilakukan akan berimbas pada aktifitas masyarakat terganggu.

Untuk itu ia mengajak masyarakat untuk mengawasi aspirasi yang sudah di sampaikan kepada pihak-pihak yang berwenang, mulai dari Tingkat Kabupaten, Provinsi hingga ke pusat. “Karena dengan aksi demo kemarin juga berimbas pada semua aktifitas ekonomi, pemerintah bahkan sekolah-sekolah tidak ada aktifitas. Ini kami sudah mengorbankan mereka sehingga ini menjadi tanggung jawab kita bersama, sehingga tidak boleh ada lagi aksi demo susulan, mari kita sama-jaga Kamtibmas di Boven Digoel,”ujarnya saat ditemui di kafe Kristal Net tanah Merah kemarin.[VER-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *