Berdampak pada Kehadiran Murid, Program MBG Perlu Dilanjutkan
Murid SD Inpres Seringgu sedang menyicipi makanan bergizi gratis
Merauke, PSP – Hingga saat ini program makan bergizi gratis (MBG) di SD Inpres Seringgu, Kabupaten Merauke masih berjalan normal. Bahkan saat libur sekolah pun makanan masih dikirim dari dapur MBG seminggu sekali selama tiga minggu lalu.
Pengurus MBG SD Inpres Seringgu, Siti Halimah mengatakan sejak adanya program tersebut sangat membantu, khususnya bagi anak-anak berekonomi menengah ke bawah. Data yang ada tercatat 504 murid kelas I hingga kelas VI yang menerima program MBG setiap harinya.
“Dari dapur MBG mengirimkan makanan seminggu lima kali, terhitung mulai Senin hingga Jumat”, ujar Siti, di sela-sela pembagian makanan bagi murid-muridnya, kemarin.
Untuk makanan yang dibagikan, pihaknya menilai menunya sudah memenuhi kriteria pemenuhan takaran gizi dan selalu bervariasi setiap harinya. Selain nasi, ada juga sayur, lauk, buah bahkan susu. Hanya saja untuk buah perlu diperhatikan karena tidak semua murid menyukai buah yang diberikan seperti jeruk. Karena bagi siswa yang memiliki riwayat penyakit maag akan takut untuk mengkonsumsinya.
Pasca kehadiran progam MB itu, dari kacamata pihak sekolah motivasi anak-anak untuk masuk sekolah mengalami peningkatan dari sebelumnya. Dimana, mereka sudah bisa menikmati makanan di sekolah sehingga tidak perlu lagi untuk jajan.
“Mereka cukup bawa sendok makan saja. Makanan sudah disiapkan sekolah. Apalagi bagi anak-anak yang berekonomi rendah, MBG ini sangat bermanfaat sekali”, tuturnya. Melihat dampak yang dirasakan murid, pihak sekolah berharap agar program MBG ini terus dilanjutkan oleh pemerintah. [FHS-NAL]
