13 Juni 2024

Temukan Kasus Polio di Asmat, Dinkes PPS Gercep Lakukan Imunisasi Lewat PIN

0

Pj. Sekda Maddaremmeng memberikan vaksin polio kepada anak dalam rangka PIN 2024.

Merauke, PSP – Dinas Kesehatan Provinsi Papua Selatan bersama Direktur Pengelolaan Imunisasi Kementerian Kesehatan RI mengambil langkah cepat dengan mencanangkan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) di empat kabupaten, yaitu Mappi, Asmat, Boven Digoel, dan Merauke.

Pencanangan PIN Polio 2024 dilakukan serentak dengan jam dan waktu yang sama di empat (4) kabupaten di Papua Selatan di TK Santa Maria Fatimah Kelapa Lima, Senin (27/5).

Tindakan ini diambil sebagai respons terhadap penemuan satu kasus polio pada seorang anak di Kabupaten Asmat beberapa waktu lalu.

Direktur Pengelolaan Imunisasi Kemenkes RI, dr. Prima Yosephine Berliana Yumiur Hutapea yang hadir dalam pencanangan itu, mengatakan kasus polio yang termasuk dalam kategori kejadian luar biasa (KLB), masih terjadi di beberapa daerah di Indonesia .

“Pada tahun 2022, mulai dari Aceh, selanjutnya Kalimantan Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur. Kemudian di tahun 2024 ditemukan kasus polio di Papua Tengah, Papua Pegunungan dan Papua Selatan,” sebut Yosephine.

Ia berharap adanya dukungan dan kerjasama semua pihak, sehingga vaksinasi polio di Papua Selatan dapat tercapai dengan optimal.

Ditempat yang sama Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Selatan, dr. Benedicta C. Herlina Rahangiar,MARS menyampaikan, sasaran pemberian vaksinasi polio di 4 kabupaten di Papua Selatan masing-masing Merauke 44.956 anak, Asmat 33.146 anak, Mappi 25.760 anak dan Boven Digoel 16.066 anak.

“Di Merauke PIN Polio dilaksanakan di TK Santa Maria Fatimah Kelapa Lima, di Boven Digoel di PAUD Anugerah kilometer 4 Tanah Merah, di Mappi di GOR Jalan Bawape Kepi dan di Asmat dilaksanakan di lapangan Yos Soedarso Agats,” kata Herlina.

Pj. Sekda Provinsi Papua Selatan, Drs. Maddaremmeng, M.Si mengajak masyarakat untuk mewaspadai wabah polio dengan meningkatkan disiplin dalam vaksinasi. “Pemberian vaksin pencegahan polio akan digiatkan secara rutin dan teratur oleh pemerintah provinsi melalui Dinas Kesehatan Provinsi Papua Selatan, dengan dukungan dari tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk sosialisasi dan pengingatan kepada warga,” jelasnya. Menurutnya, dengan upaya bersama dan kesadaran akan pentingnya imunisasi, diharapkan dapat mengatasi wabah polio dan melindungi anak-anak dari penyakit polio. [ERS-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *