21 Mei 2024

Pemerintah Tutup Lalulintas Pengiriman Hewan Ternak dari dan ke Luar Papua selatan

0

Merauke, PSP – Beberapa waktu lalu tim gabungan yang dibentuk untuk menginvestigasi kejadian kematian ratusan sapi dan belasan Babi di kabupaten Merauke menyampaikan hasil pemeriksaan sementara yang dilakukan. Tim gabungan yang terdiri dari Loka Veteriner Jayapura Papua, Balai Besar Veteriner Maros, Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan provinsi Papua Selatan, Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan dan Kesehatan Hewan kabupaten Merauke, Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan provinsi Papua Selatan dan dari Universitas Musamus .

Pejabat Otoritas Veteriner Papua Selatan, drh. Rafael Heri Nugroho menjelaskan dari hasil pemeriksaan ditemukan infestasi parasit pada sapi yang mati yaitu Trypanosoma, Babesia, Theileri, Paramphistomum dan Nematoda.

Sedangkan untuk ternak Babi, dari hasil pemeriksaan ditemukan adanya bakteri Bacillus Anthracis yang menyebabkan ternak Babi terjangkit penyakit Antraks.

Guna mencegah penyebaran wabah tersebut, pihaknya menutup lalulintas hewan ternak khususnya Sapi dan Babi dari dan ke provinsi Papua Selatan.

“ Kita akan menutup lalu lintas dari ataupun ke provinsi Papua Selatan baik ternak maupun pangan asal hewan juga antar kabupaten maupun antar distrik terutama di daerah wabah,” katanya beberapa waktu lalu.

Bupati Merauke, Romanus Mbaraka juga telah mengeluarkan Intruksi Bupati Bupati Merauke Nomor 500.1.1/3161 tertanggal 25 April 2024 yang berisi larangan untuk mengirimkan hewan maupun produk asal hewan keluar kabupaten Merauke.

Dalam intruksi tersebut juga disampaikan terkait gejala penyakit Anthrax pada hewan diantaranya demam tinggi, darah keluar dari lubang kumlah (Anus, Hidung, Mulut dan Vulva) berwarna gelap dan sukar membeku, susah bernafas, gemetar, nafsu makan menurun dan terdapat pembengkakan pada area kepala atau disekitar dagu. Selain itu hewan yang terindikasi sakit dilarang untuk disembelih dan diedarkan untuk tujuan konsumsi.[JON-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *