Aliansi Peduli Pembangunan Boven Digoel Gelar Demo Damai
Aksi demo saat di depan kantor bupati. Foto: PSP/VER
Tanah Merah, PSP – Puluhan Masyarakat yang tergabung dalam aliansi peduli Pembangunan Kabupaten Boven Digoel gelar aksi demo damai kepada pemerintah daerah Boven digoel. Demo ini dilakukan karena mereka menilai bahwa saat ini proses pembangunan di kabupaten Boven Digoel saangat memprihatinkan, karena proses pembangunan secara fisik maupun penyelenggaraan pemerintahan yang dinilai berjalan ditempat dan bahkan kebijakan pemerintah tidak memihak pada Masyarakat dari lima suku besar di Boven Digoel.
Pantauan Media ini, puluhan masyarakat yang tergabung dalam aliansi peduli Pembangunan Boven Digoel yang dipimpin oleh Marius Sitkuk Anyum, sebelumnya berkumpul di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang PUPR Boven Digoel, dan melakukan Pemalangan Kantor Dinas PUPR.
Lalu mereka menuju ke kantor bupati untuk menyampaikan aspirasi. Saat tiba di depan kantor bupati, puluhan masyarakat itu disambut oleh Asisten III Setda Boven Digoel Marius Baterop.
Dihadapan Asisten III Setda Boven Digoel, Kordinator aksi Marius Sitkuk Anyum membacakan beberapa tuntutan dari aksi demo diantaranya, minta kepada Bupati agar segera melantik Pejabat Defenitif Kepala Dinas PUPR sebagai penanggung jawab anggaran, dan Pejabat Kepala Dinas PUPR yang sudah dilantik kemarin adalah PLH. Sehingga tidak bisa mengambil kebijakan dan pekerjaan (proyek) yang sudah dikerjakan tidak dapat dicairkan. Terakhir adalah mereka minta agar APBD 2022 segera di realisasikan dan di kerjakan karena jika tidak direalisasikan maka akan di kembalikan ke Negara sehingga berdampak pada APBD 2023 dan akan terjadi pengurangan APBD.

Marius juga menambahkan, bahwa untuk saat ini, kantor dinas PUPR telah di palang, sembari menunggu kehadiran Bupati di Boven Digoel, oleh karena itu diharapkan agar tidak boleh membuka palang tersebut, hingga Bupati berada di tempat.
“Jadi kantor dinas PUPR tadi kita sudah palang, jadi kita minta supaya jangan dibuka, kantor itu dibuka setelah bupati ketemu dengan kami,”pungkasnya.
Menanggapi hal tersebut Asisten III Setda Boven Digoel Marius Baterop mengatakan, bahwa untuk saat ini pempinan daerah dalam hal ini Bupati lagi Dinas Luar, sehingga dengan aspirasi dan tuntutan yang sudah dibacakan akan diterima dan akan tindak lanjuti ke pimpinan dalam hal ini Bupati.

“Jadi kami sudah mendengar aspirasinya, dan aspirasi ini kasih ke kami, nanti kami akan sampaikan ke Bupati selaku pimpinan daerah,” ucapnya.
Usai melakukan aksi demo damai di depan kantor Bupati, aksi sekelompok masyarakat ini juga berlanjut di Kantor DPRD kabupaten Boven Digoel, dengan tujuan untuk bertemu Anggota DPRD, dan saat tiba di Kantor DPRD disambut oleh Kabag umum Sekertaris Dewan Maria Lucia Kukten.
Hal yang sama juga dikatakan Maria bahwa, terkait dengan aspirasi yang disampaikan, akan di tindak lanjut ke pimpinannya pasalnya, untuk saat ini seluruh anggota DPRD kabupaten Boven Digoel tengah melakukan kegiatan reses di masing masing dapil. “Jadi bapak ibu yang saya hormati, untuk saat ini semua DPRD ada turun kampung dan distrik untuk reses, jadi aspirasinya dan tuntutan ini nanti kami terima dan sampaikan ke pimpinan,”ucapnya di hadapan para pendemo di kantor DPRD Boven Digoel kemarin. [VER-NAL]
