Lakukan Survei Kepuasan Masyarakat, Pelayanan DPMPTSP Merauke Masuk Kategori Sangat Baik

Ir. Justina E. Sianturi, M. Si.

Merauke, PSP – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) kabupaten Merauke rutin melakukan Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) kepada masyarakat yang mendapatkan pelayanan DPMPTSP.

Kepala DPMPTSP kabupaten Merauke, Ir. Justina E. Sianturi, M. Si mengatakan bahwa setiap 3 bulan sekali pihaknya melakukan Survei Kepuasan Masyarakat sebagai salah satu bentuk membuka ruang kepada masyarakat dalam melakukan evaluasi pelayanan publik kepada masyarakat.

“ Salah satu hal evaluasi yang dilakukan adalah bagaimana melihat respon daripada masyarakat itu terkait dengan layanan yang diberikan. Biasanya kami melakukan secara random setiap triwulan kita akan melakukan survei secara khusus tapi orangnya kita akan pilih secara random acak, dalam arti kata bahwa semua orang yang mendapatkan layanan bisa memberikan pendapatnya, penilaiannya dalam bentuk kuisiuner,” katanya kepada media ini di ruang kerjanya, Selasa (22/11).

Masyarakat yang mendapatkan pelayanan di kantor DPMPTSP akan diberikan kuisioner yang nantinya diisi sesuai dengan apa yang dirasakan, dilihat saat mendapatkan pelayanan di kantor DPMPTSP.

“ Jadi apa yang dia rasa, dia lihat, apa yang dia nilai bisa dituangkan dalam pilihan di kuisiuner tersebut sehingga nanti setelah diolah akan keluar hasil yang menunjukkan bahwa apakah kinerja kita sudah baik atau harus diperbaiki dan ditingkatkan lagi,” jelasnya.

Diungkapkan bahwa DPMPTSP Merauke sampai dengan bulan November ini sudah masuk ke triwulan ketiga dan sejak Maret triwulan pertama penilaian masyarakat sangat baik dengan penilaian akhir sebesar 91,06.

“ Kemudian triwulan kedua bulan Juni kita naik agak lebih baik lagi jadi 91,30 dengan kategori sangat baik. Selanjutnya kemarin per September kami juga melakukan survei, olahan surveinya nilainya 90,31. Ini sebenarnya angka-angka yang sudah dalam kategori yang sangat baik, ini yang harus kita pertahankan, karena suatu saat itu akan lebih sulit mempertahankan dari pada memperjuangkan,” ungkapnya.

Meskipun Survei Kepuasan Masyarakat yang dilakukan sudah cukup tinggi, evaluasi dan inovasi terus dilakukan termasuk salah satunya yaitu memberikan pelatihan kepada aparatur Kampung dan Distrik untuk bisa mengoperasikan sistem OSS RBA sehingga masyarakat tidak perlu lagi datang ke kantor DPMPTS untuk mengurus ijin, tetapi tinggal datang ke kantor kampung ataupun distrik. “ Kami punya inovasi SI-JADI (Pulang dengan senyum), itu ditujukkan supaya semua kita DPMPTSP bisa sampai ke semua tempat-tempat yang bahkan sulit ataupun jauh dari kantor kita, bagaimana caranya ? kita memberikan penularan atau transfer knowledge pengetahuan untuk mengoperasikan OSS RBA kepada aparat di kampung ataupun di distrik, karena sistem sudah sangat mendukung yang penting ada jaringan, ada sarana-prasarananya, kemudian melek terkait internet kemudian paham dalam menjalankan sistem OSS RBA,” pungkasnya.[JON-NAL]-

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *