Prajurit Yonif 725/Woroagi Jadi Tenaga Pendidik di tapal Batas

Suasana kegiatan belajar oleh prajurit Yonif/725 bersama anak-anak perbatasan RI-PNG di Boven Digoel. Foto: PSP/FHS

Merauke, PSP – Personil dari Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 725/Woroagi Pos 3/B Kombut yang berada di bawah naungan Kolakops Korem 174/ATW memberikan tambahan pelajaran kepada anak-anak di perbatasan RI-PNG, tepatnya di Distrik Kombut, Boven Digoel.

Komandan Satgas Yonif 725/Woroagi, Mayor Inf Syafruddin Mutasidasi, S.E mengatakan disamping melaksanakan tugas pokoknya dalam menjaga perbatasan negara, personilnya mampu memberikan waktunya kepada anak-anak di perbatasan untuk meningkatkan ilmu pengetahuannya.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi anak-anak di perbatasan. Saya berharap juga, semua jajaran Pos Satgas Yonif 725/Woroagi bisa melakukan hal yang sama,” ujar Dansatgas, kemarin.

Soal kemampuan mengajar, Dansatgas mengaku, saat pra tugas jajarannya telah dibekali untuk menjadi tenaga pendidik sesungguhnya. Hal ini dilakukan mengingat, daerah tugas oprasi masih membutuhkan pengajar dan ilmu pengetahuan.

Kegiatan belajar itu sendiri berlangsung di belakang Pos 3/B Kombut dengan tempat sangat sederhana. Antusias anak-anak mengikuti kegiatan pelajaran cukup bagus.

Kegiatan ini juga mendapat apresiasi langsung dari aparat pemerintah setempat.

Kaur pemerintah Kampung Kombut, Antonius mewakili orang tua anak- anak perbatasan sangat berterimah kasih kepada Personel Satgas yang dalam membantu meningkatkan kecerdasan anak-anak bangsa yang ada di Perbatasan RI-PNG, khusunya di kampung yang dipimpinnya.

Komandan Pos 3/B Kombut, Letda Inf Joefriadi menyampaikan bahwa dalam pelaksanaan tugas pihaknya selalu mempedomani 7 perintah Harian KASAD. “Dimana pun bertugas dapat menjadi solusi bagi kesulitan masyarakat, utamanya di bidang pendidikan yang ada di Perbatasan RI-PNG,” pungkasnya.[FHS-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *