SD Inpres Gudang Arang Gelar Vaksinasi
Saat pemberian vaksinasi pada siswa usia 6 sampai 12 tahun di SD Inpres Gudang Arang, oleh puskesmas gudang arang. Foto: PSP/Rade
Merauke, PSP – Sekolah Dasar (SD) Inpres Gudang Arang gelar vaksinasi pada siswa usia 6 sampai 11 tahun. Pemberian vaksinasi dilakukan setelah sosialisasi terlebih dahulu oleh pihak puskesmas gudang arang kepada orang tua atau wali siswa di sekolah.
Kepala Sekolah SD Inpres Gudang Arang Shirley Resubun mengatakan, kegiatan vasinasi akan dilakukan selama dua hari yakni dari tanggal 19 sampai 20 Januari, sehingga kami harapkan semua orang tua atau atau wali siswa yang sudah membuat pernyataan untuk anaknya mengikuti vaksinasi, agar kiranya dapat terlibat untuk mensukseskan progaram pemerintah ini dan agar anak kita bebas dari penularan pandemi Covid-19.
“Siswa yang mengikuti vaksinasi berjumlah 110, dan sisa 15% persen siswa yang belum mengikuti vaksinasi. Namun pihak sekolah akan terus berupaya agar siswa yang orangnya telah membuat pernyataan dapat mengikuti vaksinasi. Dan memang vaksinasi pada hari kedua ini siswa yang mengikuti tidak terlalu banyak, karena memang hari pertama siswa yang mengikuti vaksinasi sangat banyak,” tutur Shirley saat ditemui disela-sela kesibukannya, Kamis (20/1/22).
Dia juga katakan, pada proses penerimaan vaksinasi yang digelar ini tentu orang tua atau wali siswa sendiri yang mengantarkan anaknya menerima vaksinasi di sekolah, namun dalam penerimaan vaksinasi juga kami dari pihak sekolah tidak memaksa orang tua atau wali siswa untuk anak menerima vaksinasi, tetapi semua kembali pada keputusan orang tua atau wali siswa tersebut.
“Partisipasi orang tua juga sangat baik, karena awal pertemuan dan sosialisasi yang dilakukan oleh pihak sekolah dan puskesmas banyak orang tua atau wali siswa yang mengikuti pertemuan dan sosialisasi. Oleh sebab itu kami dari pihak sekolah mengucapkan terima kasih pada orang tua atau wali siswa yang telah mengantarkan anaknya dalam mengikuti vaksinasi di sekolah,” tutupnya.
Selain itu, kata dia, dalam kegiatan vaksinasi ini, tentu ada sebagian kecil jumlah siswa yang tidak mengukti vaksinasi, dikarenakan siswa tersebut memang sedang menderita penyakit bawaan, asam lambung dan maag. Dan juga sebelum siswa menerima vaksinasi kami lakukan scrining terlebih dahulu. [RADE-NAL]
