JKN Beri Ketenangan bagi Harun Saat Menjalani Perawatan Hernia di RS Bunda Pengharapan

Merauke, Jamkesnews – Mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik menjadi pengalaman berkesan, terutama bagi seseorang yang untuk pertama kalinya harus menjalani perawatan di rumah sakit. Hal tersebut dirasakan Harun Ylham Romayunanda (18) yang baru pertama kali mendapatkan pelayanan dan menjalani perawatan di RS Bunda Pengharapan, Merauke.
Harun menjalani perawatan dengan diagnosis Hernia Inguinalis, yaitu kondisi ketika sebagian jaringan atau organ dari dalam rongga perut menonjol melalui area yang lemah pada dinding perut bagian bawah, tepatnya di sekitar selangkangan. Kondisi ini dapat menimbulkan benjolan dan rasa tidak nyaman, terutama ketika melakukan aktivitas tertentu.
Bagi Harun, perawatan kali ini menjadi pengalaman pertama berobat sekaligus menjalani rawat inap di rumah sakit. Meski baru menjalani perawatan selama satu malam, Harun menilai pengalaman yang diperolehnya cukup memberikan kesan positif. Tidak hanya dari sisi pelayanan medis, proses administratif sejak pertama kali datang hingga akhirnya mendapatkan kamar perawatan juga dinilai berjalan dengan baik.
Pengalaman tersebut menjadi hal yang penting bagi Harun, terlebih karena ini merupakan kali pertama dirinya menjalani perawatan di rumah sakit. Sikap petugas yang ramah dan pelayanan yang diberikan sejak awal kedatangan membuat dirinya merasa lebih nyaman selama menjalani perawatan.
Pelayanan yang baik di fasilitas kesehatan menjadi salah satu bagian penting dalam penyelenggaraan Program JKN. Peserta tidak hanya membutuhkan akses terhadap pelayanan kesehatan, tetapi juga membutuhkan proses pelayanan yang mudah, jelas, dan memberikan rasa nyaman selama menjalani pengobatan.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Merauke, Dani Hamdani, menyampaikan bahwa pengalaman Harun menjadi salah satu gambaran penting dalam melihat kualitas penyelenggaraan Program JKN di fasilitas kesehatan. BPJS Kesehatan terus mendorong fasilitas kesehatan untuk memberikan pelayanan yang optimal kepada peserta JKN sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Ia menambahkan, kolaborasi antara BPJS Kesehatan dan fasilitas kesehatan diperlukan untuk memastikan peserta dapat memperoleh pelayanan yang mudah, cepat, dan setara. Masukan maupun pengalaman yang disampaikan Harun juga menjadi bagian penting untuk terus melakukan evaluasi dan perbaikan kualitas layanan.
Pengalaman tersebut sekaligus menunjukkan bahwa kualitas pelayanan tidak hanya diukur dari tindakan medis yang diberikan, tetapi juga dari bagaimana peserta dilayani sejak pertama kali datang, mendapatkan informasi, menyelesaikan proses administrasi, hingga memperoleh perawatan di ruang pelayanan. Pelayanan yang ramah, jelas, dan responsif menjadi bagian penting dalam menciptakan pengalaman berobat yang nyaman. (TR/an)
