Minimnya Perhatian Anak Usia Remaja, Olvi Mandala, Harus Membentengi Keluarga
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Olvi Mandala
Merauke, PSP – Minimnya perhatian keluarga terhadap anak usia remaja secara umum di Indonesia dan di kabupaten merauke secara khusus, tentu menjadi keprihatinan bagi kita bersama untuk bertanggung jawab baik secara individu, keluarga dan masyarakat secara umum, untuk tetap mengontrol serta memberikan dedikasi yang baik pada anak dan keluarga kita.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Merauke, Olvi Mandala menyampaikan, sebagai orang tua dan kepala keluarga di rumah, tentu kita harus bertanggung jawab untuk mengontrol dan mendampingi anak dengan baik, entah itu di rumah maupun diluar rumah, karena pada usia remaja yakni 12 sampai 18 tahun adalah usia dimana anak tersebut mampu untuk menyesuaikan diri dengan melakukan hal-hal yang positif maupun negatif.
“Teknologi jaman sekarang sangat canggih, banyak anak-anak yang menjadi korban pelecehan seksual, dikarenakan kurangnya pendampingan serta perhatihan dari orang tua secara serius terhadap anak, sehingga banyak anak-anak yang ketika salah dalam bergaul, dia akan berusaha untuk mencobah-cobah hal-hal yang positif maupun negatif,” ujar Olvi saat ditemui di ruang kerjanya usai belum lama ini.
Sambungnya, oleh karena itu, terkhusus pada orang tua mari kita arahkan anak untuk terlibat dalam kegiatan-kegiatan yang positif, baik itu di lingkungan keluarga maupun masyarakat, selalu libatkan mereka dalam kegiatan kerohanian, dan kita harus betul-betul bentengi anak dengan baik, sehingga ketika dia ada dalam kehidupan terbatas dikeluarga, sesama teman dilingkunagn keluarga dan masyarakat tentu dia bisa menyesuaikan diri dengan sitasi dan kondiri lingkungan sekitarnya.
“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk tetap melakukan pengawasan yang baik pada anak kita, dan juga kita harus menjadi sahabat dengan anak-anak di rumah, kita harus berikan teladan yang baik dan sepatutnya pada anak-anak kita, sehingga anak kita mampu untuk menjaga diri dan bisa membedahkan mana yang hal baik dan mana hal yang kurang baik,” pungkasnya. [RADE-NAL]
