Jemaat Klasis GPI Belajar Buat Kancing Baju Batok Kelapa
Pelatihan pembuatan kancing baju berbahan baku batok kelapa kepada jemaat klasis GPI. Foto: PSP/ERS
Merauke, PSP – Puluhan mama – mama asal Naukenjerai di ajari cara membuat kancing baju berbahan baku batok kelapa, di Kantor Klasis GPI Papua Merauke, Kamis (6/5). Mama -mama Papua ini merupakan umat klasis GPI Papua-Merauke dari jemaat Betlehem Onggaya, Imanuel Silo Kuler, Ebenezer Tomer dan jemaat Rehobot Tomerauw.
Ketua Klasis GPI Papua Merauke Pendeta Viktor Jelira,S. Th mengatakan inisiatif itu berawal dari koordinasi yang dilakukan dengan Kapolres Merauke Untung Sangadji,M.Hum yang memiliki kemampuan mengolah batok kelapa menjadi pundi – pundi.
“Ini salah satu program kami , kami ingin mengelola semua hasil kebun yang ada untuk meningkatkan kesejahteraan jemaat. Kami berkoordinasi dengan bapak Kapolres, dimana beliau memiliki kemampuan mengenai ini yang dibalut dengan home industri. Atas dasar ini kami mengundang beliau agar sedianya memberikan pelatihan kepada jemaat kami,” jelas Pendeta Viktor kepada wartawan kemarin.

Dikatakan Pendeta Viktor, sebisa mungkin masyarakat khususnya jemaat tidak hanya menggunakan isi dari kelapa itu sendiri.
“Memang pekerjaan mereka itu ada, ada yang berburu, ada juga guru, dan petani dominan. Sehingga kami mendorong ini,” kata Pendeta.
Namun, lanjutnya, masyarakat mengaku sudah banyak mengikuti pelatihan home industri.
“Pemasaran yang terkendala bagi mereka. Semoga dengan adanya bapak Kapolres, yang memiliki jaringan cukip luas bisa membantu masyarakat. Dan beliau juga sudah langsung membuka rekening bagi jemaat yang mengikuti pelatihan, ya kami ucapkan terimakasih,” pungkas Pendeta.
Dalam pelatihan itu, Kapolres Merauke Untung Sangadji,M.Hum langsung bertindak melatih mama – mama cara membuat kancing baju dari batok kelapa. “Mari kita belajar, supaya jika beta nanti tidak disini lagi, kalian semua bisa melakukannya,” kata Kapolres. [ERS-NAL]
