Karhutla Sebabkan Kabut Asap di Mappi, Risiko Gangguan Pernapasan Meningkat

0

Mappi, PSP – Kabut asap kembali menyelimuti sejumlah wilayah di Kabupaten Mappi dalam beberapa hari terakhir. Fenomena tersebut diduga dipicu oleh musim kemarau yang berkepanjangan serta terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di beberapa titik yang berada di wilayah Kabupaten Mappi dan sekitarnya.

Pantauan di Kota Kepi menunjukkan jarak pandang pada pagi, sore dan malam hari mengalami penurunan akibat kabut asap yang cukup pekat. Kondisi ini tidak hanya mengganggu aktivitas masyarakat, tetapi juga berpotensi menimbulkan dampak terhadap kesehatan, terutama bagi anak-anak, lansia, dan warga yang memiliki riwayat penyakit pernapasan.

Sejumlah warga mengaku mulai merasakan dampak dari kabut asap tersebut, seperti iritasi mata, batuk, serta gangguan pernapasan ringan. Meski demikian, aktivitas pemerintahan, pendidikan, dan perekonomian masih berjalan normal.

Masyarakat diimbau untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila tidak memiliki kepentingan mendesak. Serta menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah guna mengurangi risiko terpapar asap.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mappi, dr. Rony H. Tombokan, mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak kesehatan yang ditimbulkan kabut asap. Menurutnya, paparan asap dalam jangka waktu tertentu dapat meningkatkan risiko terjadinya Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), terutama pada kelompok rentan.

“Masyarakat diharapkan menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, memperbanyak konsumsi air putih, dan segera memeriksakan diri ke pelayanan kesehatan apabila mengalami gangguan pernapasan atau keluhan kesehatan lainnya,” pungkasnya. [RADE-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *