Pelaksanaan Pemilukada Ditengah Pandemi Covid-19 Pekerjaan Berat
Theresia Mahuze,SH
Ketua KPU : Selain mengurus tahapan, kami juga harus menjamin keselamatan berbagai pihak
Merauke, PSP – Penyelenggaraan Pemilihan Bupati dan Wakil bupati Kabupaten Merauke ditengah pandemi covid-19, tepatnya 9 Desember 2020 lalu, merupakan pekerjaan berat dengan tanggungjawab yang besar. Ini bukanlah perkara mudah.
“Sebagai penyelenggara, kami tidak hanya mengurus tahapan dan memfasilitasi bagaimana pemilih dapat menggunakan hak pilihnya. Kami juga menjamin agar kita semua selamat dari covid-19, karena melibatkan berbagai pihak,” ujar Ketua KPU Merauke, Theresia Mahuze,SH, saat pembukaan rapat pleno terbuka rekapitulasi penghitungan suara tingkat kabupaten Pemilihan Bupati dan Wakil bupati Kabupaten Merauke tahun 2020 di SwissbelHotel, Rabu (16/12).
Dengan demikian, dalam semua tahapan pesta demokrasi kali ini, mewajibkan untuk menerapkan dan memperhatikan protokol kesehatan covid-19. Mulai dari tahap awal hingga tahap akhir. Begitu pula di 489 tempat pemungutan suara (TPS). Petugas penyelenggara dan masyarakat yang memberikan hak pilihnya juga, turut mengikuti prokes tersebut, yakni wajib memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Sementara petugas mengenakan alat pelindung diri (APD).
“Puji Tuhan, alhamdulilah, hingga pada hari H, bisa berjalan dengan baik dengan menerapkan prokes. Begitu pula hingga rekapitulasi tingkat kabupaten, bisa terlaksana seuai dengan jadwal” katanya.
Keberhasilan pelaksanaan pesta demokrasi itu bisa berjalan dengan baik dan lancar, kata Theresia, berkat dukungan dari semua pihak. Dalam hal ini, Pemda Merauke yang selalu mendukung KPU, mulai dari tahapan awal hingga tahapan akhir. Kemudian, peranan aparat TNI dan Polri, yang selalu memback up, sehingga situasi bisa aman dan kondusif. Demikian halnya, peran dari PPD, PPS hingga KPPS, yang sudah bekerja secara maksimal, demi menyukseskan pemilihan pemimpin Kabupaten Merauke untuk periode berikutnya.
Theresia menambahkan, di Merauke sendiri tidak ada pemilihan suara ulang (PSU) dan pemilihan suara susulan (PPS), seperti di beberapa derah lainnya di Papua.
Di tempat yang sama, Bupati Merauke, Frederikus Gebze,SE,M.Si, juga menyampaikan apresiasi kepada pihak penyelenggara, dalam hal ini KPU sendiri, Bawaslu, pimpinan TNI dan Polri, hingga masyarakat, atas pelaksanaan pesta demokrasi yang sudah berjalan aman, lancar dan terkendali.
Menurut Bupati, hal itu pertanda bahwa pemahamam atau edukasi politik dan bagaimana menjalankan dekorasi yang benar, jujur, adil dan transparan, semakin hari semakin menunjukkan kecerdasan di bumi Anim Ha. Yang paling membanggakan, pesta demokrasi dilaksanakan dengan rasa penuh tangungjawab untuk menghasilkan pemimpin untuk Meauke ke depannya. “Saya mengucapkan proficiat kepada Cabup dan Cawabup yang sudah mengikuti proses ini dengan baik. Bagi paslon yang belum mendapat kesempatan, ini merupakan proses,” ujarnya.[FHS-NAL]
