Danrem 174/ATW Merauke : Tidak ada toleransi bagi pelaku kejahatan narkoba
Danrem memberikan pengarahan bagi personil Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 125/Si'mbisa, Sabtu kemarin.Foto: PSP/FHS
Merauke, PSP – Prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 125/Siāmbisa diminta untuk mencegah penyelundupan barang-barang illegal terutama narkoba. Karena narkoba dapat meracuni dan mengakibatkan generasi penerus bangsa tidak berkualitas.
āTidak ada toleransi bagi pelaku kejahatan narkoba,ā pinta Komandan Korem 174/ATW, Brigjen TNI Bangun Nawoko, saat mengunjungi Pos Komando Taktis (Kotis) Satgas Yonif 125/Siāmbisa, di Kampung Bupul 1, Distrik Elikobel, Kabupaten Merauke, Sabtu (18/7).
Dalam arahannya, Brigjen TNI Bangun Nawoko menyampaikan kepada prajurit Satgas Yonif 125/Siāmbisa agar membantu tugas Korem 174/ATW untuk melakukan pembinaan teritorial dengan tetap menghormati budaya dan kearifan lokal, sehingga kemanunggalan TNI dengan rakyat dapat terwujud. Ditekankan, pula, agar selalu waspada terhadap segala kemungkinan yang bisa terjadi. Karena tidak ada tempat yang aman di daerah operasi.
Dalam kunjungannya, Brigjen Bangun Nawoko disambut oleh Dansatgas Yonif 125/Si’mbisa, Letkol Inf Anjuanda Pardosi. Letkol Pardosi menyampaikan kunjungan Danrem bersama Ketua Persit KCK Koorcab Rem 174 Ny. Renny Bangun Nawoko beserta rombongan itu suatu kehormatan jajarannya. Dalam kunjungannya, ke Pos Kotis Dankolaksops mengecek langsung kondisi Pos dan personel Kotis dilanjutkan memberi pengarahan kepada prajurit Satgas Yonif 125/Siāmbisa. āArahan dan motivasi Dankolakops tentunya akan menjadi bekal dan semangat baru bagi prajurit Satgas Yonif 125/Siāmbisa dalam pelaksanaan tugas kedepan,ā ujar perwira berdarah Batak itu.[FHS-NAL]
