2 Bulan, Atlet, Official dan Pelatih PON Dijamin BPJS Ketenagakerjaan
Penamdatanganan kerjasama PB PON dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk menjamin para atlit, official dan pelatih. Foto: PSP/ERS
Merauke, PSP – Upaya PB PON XX Papua untuk mensukseskan penyelenggaraan iven bergengsi tingkat nasional Pekan Olahraga Nasional (PON) terus dilakukan.
Salah satunya dengan menggandeng BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan jaminan keselamatan kepada kurang lebih 10 ribu atlet, official dan pelatih yang akan bertanding pada perhelatan PON XX Papua pada Oktober mendatang.
Sekretaris Umum (Sekum) PB PON XX Papua, Drs. Eli Loupatty, MM dalam keterangan tertulisnya, kemarin mengatakan, jaminan keselamatan dari BPJS Ketenagakerjaan itu diberikan kepada seluruh atlet, official dan pelatih karena mereka merupakan aktor ini didalam pertandingan PON.
Menurut Loupatty, jaminan keselamatan terhadap para atlit menjadi penting dan khusus bagi para atlet, official dan pelatih.

“Ini sangat penting dilakukan supaya ada jaminan kepada mereka selama dua bulan mengikuti PON. Jadi sejak mereka tiba di Papua sudah dijamin,” ungkapnya usai menandatangani perjanjian kerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan di Hotel Horison Kotaraja, Jumat (2/7).
Kendati demikian, ia berharap tetap tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan.
“Bagian ini juga perlu kita jaga. Ini juga tetap merupakan bagian tanggungjawab PB PON sehingga kepada seluruh atlet, official dan pelatih supaya tidak perlu ragu karena kami sebagai tuan rumah siap melayani dengan sungguh-sungguh,” katanya.
Sementara itu, Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Papua, I Ketut Arja Leksana mengakui, pihaknya siap memberikan jaminan kepada atlet, official dan pelatih dengan dua program yakni jaminan kecelakaan kerja dan kematian.
Dijelaskan, perlindungan yang diberikan kepada atlet, official dan pelatih sudah mulai dilakukan sejak mereka berangkat menuju Papua termasuk saat latihan maupun bertanding.
“Jadi perlindungan ini akan diberlakukan sejak bulan September dan Oktober. Bulan Agustus kalau memang data sudah diberikan kepada kami untuk diverifikasi sehingga bulan September dan Oktober sudah terdaftar,” katanya. [ERS-NAL]
