Kopra dan Gambir Bade Tembus Pasar Surabaya
Petugas karantina sedang mengecek komoditas asal Bade untuk dikirim ke luar daerah. Foto: PSP/ERS
Merauke – Kopra dan Gambir asal Bade Kabupaten Mappi dikirim keluar daerah. Surabaya, Lumajang hingga Malang jadi penampung komoditas pertanian milik petani disana.
Pejabat Karantina Pertanian Merauke Wilayah Kerja Bade Suwarna Duwipa dalam keterangan tertulisnya mengatakan, ada sekitar 204,187 ton komoditas pertanian dari Bade dikirim.
“Terdiri dari kopra 1.988 kg, gambir sebanyak 146.276 kg dan 55.924 kg karet. Rencananya dikirim ke Surabaya, Lumajang, dan Malang,” kata Duwipa.
Duwipa mengatakan, Bade merupakan daerah sebagai penghasil tanaman gambir, kopra dan karet yang memiliki nilai jual yang cukup menjanjikan.
Dikatakan, Karantina Pertanian memiliki peran penting dalam memfasilitasi arus lalulintas komoditas tersebut. Karena setiap media pembawa harus disertai dokumen karantina yang menjamin bahwa produk tersebut bebas dari HPHK dan OPTK.

“Kami sudah periksa, secara fisik tidak ditemukan adanya gejala OPTK. Sehingga diterbitkan Sertifikat Kesehatan (KT-12)” kata dia.
Ditambahkan, potensi pertanian di Bade sangatlah melimpah. Dengan adanya pengiriman seperti ini akan meningkatkan pendapatan petani. [ERS-NAL]
