Fransiskus Rasakan Pelayanan Optimal saat Pertama Kali Rawat Inap Batu Ginjal di RS Bunda Pengharapan
Fransiskus Gebze (39)
Merauke PSP – Bagi sebagian masyarakat, menjalani rawat inap untuk pertama kalinya kerap menimbulkan rasa khawatir, baik terkait prosedur pelayanan maupun biaya pengobatan yang harus ditanggung. Namun kekhawatiran tersebut tidak dirasakan oleh Fransiskus Gebze (39), salah satu peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang menjalani perawatan akibat penyakit batu ginjal di Rumah Sakit (RS) Bunda Pengharapan.
Fransiskus mengungkapkan bahwa RS Bunda Pengharapan merupakan rumah sakit pertama tempat dirinya menjalani rawat inap. Kondisi batu ginjal yang dialami mengharuskannya mendapatkan penanganan medis secara intensif. Meski demikian, selama proses perawatan, seluruh pelayanan yang diterima berjalan dengan baik dan sesuai harapan.
“Saya baru pertama kali dirawat inap dan RS pertama saya dirawat inap itu RS Bunda Pengharapan. Selama saya dirawat, semua pelayanan yang saya terima baik. Petugas yang melayani juga baik,” ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa sejak pertama kali masuk rumah sakit hingga menjalani perawatan, seluruh proses berjalan lancar. Petugas kesehatan memberikan pelayanan secara profesional dan ramah, serta selalu siap membantu kebutuhan pasien. Hal tersebut membuat dirinya merasa lebih tenang dan nyaman selama menjalani perawatan.
Lebih lanjut, Fransiskus juga menegaskan bahwa selama menjalani rawat inap, dirinya tidak dibebani biaya tambahan apa pun. Seluruh layanan medis yang dibutuhkan, termasuk obat-obatan, telah dijamin sesuai ketentuan Program JKN.
“Tidak ada biaya tambahan dan tidak ada pembelian obat di luar. Semua sudah ditangani oleh rumah sakit,” tambahnya.
Menanggapi hal tersebut, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Merauke, Erika Verayanti Lumban Gaol, menyampaikan bahwa Program JKN hadir untuk memberikan perlindungan kesehatan yang menyeluruh bagi peserta, termasuk dalam layanan rawat inap akibat penyakit seperti batu ginjal.
“Peserta JKN berhak mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai indikasi medis tanpa adanya pungutan biaya tambahan, selama mengikuti prosedur yang berlaku. Ini merupakan komitmen BPJS Kesehatan dalam memberikan kepastian dan rasa aman bagi peserta,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa batu ginjal merupakan salah satu kondisi medis yang dapat memerlukan perawatan lanjutan di rumah sakit, tergantung pada tingkat keparahan dan kondisi pasien. Dengan kepesertaan JKN yang aktif, peserta dapat fokus pada proses penyembuhan tanpa perlu mengkhawatirkan biaya pengobatan.
Sejalan dengan itu, fasilitas kesehatan mitra JKN, termasuk RS Bunda Pengharapan, terus berupaya memberikan pelayanan yang optimal dan tidak membeda-bedakan antara pasien umum dan peserta JKN. Seluruh pasien dilayani berdasarkan kebutuhan medis dan standar pelayanan yang telah ditetapkan.
Pengalaman positif tersebut dirasakan langsung oleh Fransiskus yang menjalani perawatan batu ginjal tersebut. Menurutnya, kehadiran Program JKN sangat membantu, terutama saat menghadapi kondisi kesehatan yang membutuhkan perawatan inap untuk pertama kalinya.
“Dengan adanya JKN, saya merasa lebih tenang menjalani pengobatan. Pelayanannya baik dan tidak ada biaya tambahan,” tuturnya.
Pengalaman yang dirasakan Fransiskus ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara BPJS Kesehatan dan fasilitas kesehatan mitra mampu memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan berkeadilan. Program JKN tidak hanya memberikan jaminan pembiayaan, tetapi juga menghadirkan rasa aman dan kepastian layanan bagi masyarakat.
BPJS Kesehatan Cabang Merauke juga mengimbau masyarakat untuk memastikan status kepesertaan JKN selalu aktif. Dengan kepesertaan yang aktif, peserta dapat mengakses layanan kesehatan secara optimal, baik di fasilitas kesehatan tingkat pertama maupun di rumah sakit rujukan.
Melalui komitmen bersama antara BPJS Kesehatan dan fasilitas kesehatan mitra, Program JKN diharapkan terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Merauke, khususnya dalam menjamin akses pelayanan kesehatan yang mudah, berkualitas, dan tanpa biaya tambahan.[JON-NAL]
