Bupati Roni : KIM harus menjadi teladan literasi digital dan mampu menghasilkan konten positif serta bermanfaat bagi masyarakat

0
Bupati Roni saat memberikan hendpone dan pengalungan tanda pengenal kepada perwakilan peserta KIM

Bupati Roni saat memberikan hendpone dan pengalungan tanda pengenal kepada perwakilan peserta KIM

Tanah Merah, PSP – Pemerintah Daerah kabupaten Boven Digoel, melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Boven Digoel gelar kegiatan temu Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) se-kabupaten boven digoel tahun dengan melibatkan perwakilan dari 112 Kampung. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Cendrawasih Geraja Hati Kudus Tanah Merah pada Selasa (2/12).

Bupati Kabupaten Boven Digoel Roni Omba saat membuka kegiatan tersebut mengatakan, saat ini merupakan era keterbukaan informasi publik dan transformasi digital, yang menuntut pemerintah daerah untuk semakin cepat, tepat, dan transparan dalam memberikan layanan informasi kepada masyarakat.

Oleh karena itu. Menurut Bupati Roni, peran KIM sangat Strategis sebagai mitra pemerintah dalam menyampaikan informasi pembangunan, pemerintah kabupaten boven digoel melalui Dinas Komunikasi dan Informatika berkomitmen untuk memperkuat peran KIM sebagai simpul informasi masyarakat, sesuai dengan misi daerah dalam meningkatkan kualitas layanan publik.

Dikatakan Bupati Roni, temu KIM yang diselenggarakan merupakan langkah nyata untuk menguatkan kapasitas dan kompetensi anggota KIM, khususnya dalam jurnalistik kampung, videografi, pembuatan konten kreatif, serta literasi digital. Membangun jejaring dan koordinasi antar- KIM di seluruh Distrik, dan menyatukan pemahaman mengenai tugas dan fungsi KIM dalam mendukung keterbukaan informasi publik. Serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan daerah.

“Saya percaya bahwa kim bukan hanya wadah penyebar informasi, tetapi juga menjadi motor penggerak perubahan, penghubung komunikasi antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus penjaga agar informasi yang beredar adalah informasi yang benar, akurat, dan bertanggung jawab,”ungkapnya.

Lebih lanjut Bupati Roni berujar,  saat ini pemerintah daerah telah memasuki fase penting pembangunan daerah. banyak program strategis yang sedang dan akan dilaksanakan pemerintah daerah. untuk itu, kehadiran KIM di Kampung dan Distrik sangat dibutuhkan dalam memperluas edukasi publik, serta membantu pemerintah menyampaikan capaian pembangunan, dan menangkal penyebaran hoaks yang dapat mengganggu stabilitas sosial kemasyarakatan.

Bupati menegaskan, KIM harus menjadi teladan literasi digital, mampu menghasilkan konten positif, kreatif, serta bermanfaat bagi masyarakat. Oleh karena itu, pelatihan dan pembekalan yang diberikan dalam forum ini hendaknya dimanfaatkan sebaik mungkin untuk meningkatkan kualitas diri, sehingga KIM di kabupaten boven digoel semakin profesional, berdaya, dan berkelanjutan. “Saya berharap, melalui temu kim tahun 2025 ini akan lahir rekomendasi strategis bagi pemerintah daerah untuk penguatan kim ke depan, sehingga fungsi kim benar-benar menjadi bagian penting dalam tata kelola informasi publik di kabupaten boven digoel,”tandasnya.[VER-NAL]  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *