Bupati Roni Resmi buka Kegiatan DTD Pertama Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Boven Digoel
Pembukaan Kegiatan DTD Pertama Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Boven Digoel oleh Bupati Boven Digoel
Tanah merah, PSP – Bupati Kabupaten Boven Digoel Resmi buka kegiatan Diklat Terpadu Dasar (DTD) Pertama Gerakan Pemuda Ansor kabupaten Boven Digoel tahun 2025, yang berlangsung di Masjid Darul Hidayah titik nol Sabtu kemarin.
Saat membuka kegiatan tersebut Bupati Roni Omba mengatakan DTD Gerakan Pemuda Ansor yang di selenggarakan untuk mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul dalam pengetahuan, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan siap menjadi pemimpin Dimasa depan. Gerakan pemuda ansor, sebagai organisasi yang bergerak di bidang kepemudaan, memiliki peran strategis dalam membentuk generasi muda yang berakhlak mulia, cerdas, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi terhadap kemajuan bangsa dan daerah.
Dikatakan Bupati Roni, melalui diklat terpadu dasar pertama ini, para peserta akan mendapatkan bekal pengetahuan dan keterampilan yang sangat berguna untuk memperkuat diri, baik dalam kehidupan pribadi, sosial, maupun dalam berorganisasi.
“Pelatihan ini tidak hanya akan memberikan wawasan tentang organisasi, tetapi juga memperkenalkan nilai-nilai kebangsaan, keislaman, dan kepemimpinan yang akan menambah kedewasaan berpikir dan bertindak bagi peserta,”ucapnya.
Bupati Roni juga berharap kepada seluruh peserta, agar mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh seluruh rangkaian kegiatan tersebut, serta manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya untuk memperkaya wawasan dan membentuk karakter kepemimpinan yang baik. Dengan harapan gerakan Pemuda Ansor Kedepannya dapat bersinergi dengan program kegiatan pemerintah daerah terkait kepemudaan dan keagamaan serta dapat terus menjadi wadah yang mendorong kreativitas dan inovasi para pemuda, serta menjadi pelopor dalam menjaga persatuan, kesatuan, dan toleransi antar umat beragama, yang merupakan nilai-nilai penting di kabupaten boven digoel.
“emerintah daerah mendukung segala kegiatan yang bertujuan untuk memajukan dan memberdayakan pemuda. Ingatlah bahwa kalian adalah pemimpin masa depan, dan melalui diklat terpadu ini kalian akan dilatih untuk siap menghadapi tantangan di masa depan,”pungkasnya.
Sementara di tempat yang sama, Pimpinan GP Ansor tingkat wilayah Provinsi Papua Selatan (Kasatkorwil Banser Papua) Komandan Walyono mengatakan, DTD atau Diklat terpadu Dasar adalah pintu gerbang kadernisasi ansor, oleh karena itu. Diharapkan kepada seluruh peserta agar mengikuti seluruh rangkaian materi dengan disiplin sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab, selain itu bangun wawasan kebangsaan dan keagamaan yang moderat, karena kita adalah pewaris pejuang ulama Nahdlatul ulama yang selalu mengajarkan Islam rahmatan lil alamin, dan siapkan diri menjadi kader yang siap ditempatkan di mana saja untuk kepentingan agama umat dan bangsa. “Melalui DTD ini menjadi Harapan besar untuk segera mewujudkan berdirinya pimpinan cabang gerakan pemuda ansor Kabupaten Boven kidul secara struktural kuat dan mandiri, kami berharap kader-kader yang lahir dari DTD ini nantinya akan menjadi pondasi berdirinya organisasi yang kokoh di wilayah ini,”ungkapnya.[VER-NAL]
