Sejumlah OPD Datang Terlambat, Sekda Papua Selatan Geram : Ini bentuk kesombongan
Ferdinandus Kainakaimu
Merauke, PSP – Suasana pembukaan Kick Off dan Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Rencana Aksi Daerah (RAD) Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs) Provinsi Papua Selatan di Hotel Sunny Day, Merauke, mendadak tegang.
Sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diketahui datang terlambat, meski acara dijadwalkan dimulai pukul 09.00 WIT.
Keterlambatan para OPD ini membuat Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua Selatan, Ferdinandus Kainakaimu, geram.
Ia menilai ketidaktepatan waktu tersebut sebagai bentuk ketidakdisiplinan dan kesombongan aparatur negara.
“Ini bentuk kesombongan. Kita ini manusia yang memiliki kesadaran. Kalau kita sudah menjabat, kita sadar kita memiliki tanggung jawab kepada rakyat,” tegas Ferdinandus dengan nada kecewa.
“Masa pimpinan sudah hadir, anak buahnya masih tidur? Kita malu dengan institusi lain. Kita mengundang Forkopimda, BUMN, mereka jadi melihat buruknya tingkat disiplin birokrasi kita,” lanjutnya.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Bapperida Provinsi Papua Selatan, Ulmi Listyaningsih, jajaran OPD lingkup Pemprov Papua Selatan, serta perwakilan dari perusahaan swasta dan BUMN.
Acara FGD ini merupakan bagian dari penyusunan Rencana Aksi Daerah (RAD) Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs) 2025–2029, yang akan menjadi pedoman pembangunan berkelanjutan di Papua Selatan. Namun, insiden keterlambatan ini menjadi sorotan karena dinilai mencerminkan lemahnya disiplin sebagian aparatur pemerintah. [ERS-NAL]
