20 Mei 2024

Targetkan Pertanian Modern di Merauke, Begini Langkah Mentan

0

Bupati Merauke memberikan penjelasan peta lahan persawahan ke Mentan usai meninjau pemasangan pompaniasi di Tanah Miring/dok.Kementan RI

Merauke, PSP – Kabupaten Merauke menjadi daerah percontohan pertanian modern yang mampu menekan biaya produksi dan meningkatkan indeks kesejahteraan petani. Hal ini menjadi target Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman.

“Mimpi kami ke depan adalah mentransformasi pertanian tradisional menuju modern dengan tujuannya adalah meningkatkan kesejahteraan petani karena kita bisa menekan biaya produksi hingga 60 persen,” ujar Mentan, usai meninjau pemasangan pompanisasi di Kampung Amunkay, Distrik Tanah Miring, Kabupaten Merauke Rabu (17/4/2024).

Mentan mengatakan sebagai langkah nyata, saat ini pemerintah tengah menggarap lahan seluas 20 ribu hektare dari total yang ditargetkan 500 ribu hektare. Secara perahan target tersebut dalam waktu dekat akan tercapai mengingat Indeks Pertanaman (IP) di Merauke rata-rata 2 kali dalam semusim dan bisa ditingkatkan menjadi 3 kali dalam semusim. Mentan Amram sudah putuskan langsung menggarap 20 ribu hektare optimalisasi lahan dan anggarannya sudah dsetujui. Bila ini berhasil dengan baik, akan bergeser mengelola 500 ribu hektare dari potensi 1,2 juta hektar.

Pertanaman di sana perlu perhatian khusus terutama pada pengelolaan air yang dinilai masih kurang maksimal. Maka dari itu, program pompanisasi di Merauke akan dimasukkan agar petani bisa tanam disaat musim kering.

“Sekarang kita kelola airnya dengan baik. Insyaallah hari ini IP nya 1,3 dan ada yang panen 2 kali, 1 kali dan kita tingkatkan target menjadi 3 kali. Jadi produksinya bisa 3 kali lipat naik dengan menggunakan peralatan”, bebernya.

Disebut, dalam waktu dekat ini alat seperti traktor roda 4 ada 75 unit  dan pompa 40 unit dikirim dari Surabaya, agar petani bisa tanam disaat musim kering. Begitu juga dengan mesin combine harvester ada 10 unit maupun perlatan lainnya. Semuanya diserahkan agar Merauke bisa menjadi percontohan.

Kementerian Pertanian sendiri terus bergerak melakukan antisipasi darurat pangan di Kabupaten Merauke dengan melaksanakan program Pompanisasi lahan sawah dan lahan kering pada lahan seluas 45 ribu hektar serta optimasi lahan rawa dan penanaman padi Gogo TUSIP pada lahan seluas 1.050 hektar. Kementan memberikan bantuan pompanisasi di Kampung Amunkay sebanyak 2 unit pompa  8 inch dan pipa paralon untuk memompa air dari saluran pembuang. Program pompanisasi ini diharapkan dapat mengoptimalkan pertanaman  minimal sampai 2 kali tanam padi. Adapun total bantuan pemerintah untuk Kabupaten Merauke mencapai 8,069 milyar yang mana anggaran tersebut diluar pemberian KUR sebesar Rp13.034 milyar.[FHS-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *