21 Mei 2024

Petani Mengeluh Alat Panen Tidak Ada, Ini Tanggapan Bupati Romanus

0

Bupati Merauke, Romanus Mbaraka.

Merauke, PSP – Beberapa waktu lalu petani di Merauke khususnya di wlayah Kurik mengeluh mengenai lahan pertanian mereka  yang terancam tidak dapat dipanen akibat alat panen yang tidak tersedia.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Merauke, Drs. Romanus Mbaraka, MT mengatakan bahwa jika dilihat dari banyaknya bantuan alat pertanian yang turun ke Merauke, seharusnya persoalan tersebut tidak terjadi.

“ Alat Combine ini sudah terlalu banyak, sekarang ini luar biasa atensi TNI juga lewat pak Panglima, misalnya bataliyon yang ada di Kurik itukan juga sekarang mendampingi pertanian bersama dengan dinas Pertanian kabupaten. Kalau bilang alat kurang, hitung-hitung semua KK mungkin sudah punya alat di Merauke, selain bantuan pusat, bantuan pemerintah Daerah luar biasa. Masyarakat ini juga harus bisa memelihara dengan baik, ini yang harus bisa seimbang mengakui persoalan yang ada,” katanya kepada wartawan, Selasa (16/4).

Dirinya melihat jika hari ini orang bilang kekurangan mesin panen juga tidak sebenarnya, dirinya beralasan dengan lahan yang diolah tidak begitu luas, mesin panen cukup sebenarnya karena Dinas Pertanian sudah coba membuat kalkulasi tentang ketersediaan Combine, traktor mini, traktor besar, pompa dan itu sudah ada potret.

“ Karena setiap luasan di kabupaten Merauke khusus di lokasi-lokasi kawasan sentra produksi di masing-masing kampung ada yang dibawah 1.000 (Hektare), ada yang 1.000 lebih sulit ada yang diatas 3.000 hektare,” jelasnya.

Sehingga jika masih terjadi kekurangan alat pertanian yang dikeluhkan oleh petani, itu hanya masalah manajemen yang mengelola bantuan alat pertanian tersebut. “ Manajemen pengelolaannya yang kurang baik,” pungkasnya.[JON-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *