13 Juni 2024

Pj. Sekda Harapkan Konsep Pencairan Anggaran Tahun 2024 Segera Disiapkan

0

Merauke, PSP – Pj. Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua Selatan, Drs. Maddaremmeng mengungkapkan harapannya agar Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Papua Selatan segera menyiapkan konsep rencana pencairan anggaran untuk tahun 2024.

Hal ini disampaikan dalam rangka untuk meningkatkan realisasi anggaran dan efisiensi penggunaan anggaran daerah.

Menurut Pj. Sekda, realisasi anggaran Papua Selatan tahun sebelumnya masih tergolong rendah, sehingga perlu adanya langkah-langkah yang lebih baik untuk tahun ini.

“Saya berharap agar BPKAD segera menyusun konsep rencana pencairan anggaran untuk tahun 2024. Kita harus belajar dari pengalaman tahun sebelumnya dan melakukan langkah-langkah yang lebih efektif agar realisasi anggaran bisa lebih baik dari tahun sebelumnya.” ujar Pj. Sekda baru – baru ini di Swiss – Bell Hotel.

Pemerintah Papua Selatan mencatat realisasi anggaran yang tergolong rendah dibandingkan dengan daerah lain.

“Kita termasuk yang paling rendah realisasi anggarannya. Per triwulan nya juga termasuk kita yang paling kecil (realisasi). Saya berharap kita bisa lebih bagus dari tahun sebelumnya. Dan kita juga bisa menunjukkan persaingan yang lebih bagus dengan DOB lainnya. Tapi dengan catatan kita jangan sampai keluar dari koridor aturan perundangan yang berlaku,” kata dia.

Terpisah, Pj. Gubernur Papua Selatan Prof. Dr. Ir. Apolo Safanpo,ST.,MT mengatakan postur APBD tahun 2024 hampir sama dengan tahun 2023.

“APBD (tahun ini) sebesar Rp. 1,6 Trilliun ditambah dengan silva kita tahun lalu yang kurang lebih Rp. 250 Milyar. Sehingga total APBD 2024 ini Rp. 1,9 Trilliun.

Logikanya, sambungnya, kalau tahun lalu sebesar Rp. 1,6 Trilliun tidak bisa dilaksanakan secara keseluruhan dengan benar maka kemungkinan sangat kecil (realisasi) dengan jumlah lebih besar.

Kendati, Pj. Gubernur Safanpo mengakui bahwa tahun lalu anggaran mulai terealisasi di pertengahan tahun yang membuat penyerapan tergolong kecil. “Tapi memang tidak bisa terlaksana seratus persen karena kita mulai di pertengahan tahun, dan di tahun ini dimulai di awal tahun maka ada harapan pelaksanaan anggaran tahun ini akan jauh lebih baik. Karena persentase realisasi anggaran mencerminkan pelaksanaan kegiatan – kegiatan kita, dan itu mencerminkan pelayanan kita terhadap publik,” tegas Pj. Gubernur Safanpo. [ERS-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *