19 Juni 2024

Pj. Gubernur Safanpo Tekankan Pentingnya Data yang Valid dan Akurat dalam Pleno Rekapitulasi Perhitungan Suara

0

Merauke, PSP – Menjelang pleno rekapitulasi penghitungan perolehan suara tingkat Provinsi Papua Selatan untuk pemilihan umum tahun 2024, Pj. Gubernur Papua Selatan, Prof. Dr. Ir. Apolo Safanpo, ST., MT, menekankan pentingnya data yang valid dan akurat dalam proses nya.

Penyelanggara dalam hal ini KPU menjadwalkan pleno rekapitulasi penghitungan perolehan suara tingkat Provinsi Papua Selatan sekaligus penetapan hasil pemilu tahun 2024 diselenggarakan mulai dari tanggal 6 – 10 Maret 2024 mendatang.

Pj. Gubernur Safanpo menegaskan bahwa data yang digunakan haruslah sesuai dengan fakta-fakta yang terjadi di lapangan.

“Perlu memastikan data yang digunakan dalam pleno rekapitulasi adalah data yang valid dan akurat. Hal ini penting untuk memastikan integritas dan keabsahan hasil pemilu di Papua Selatan,” kata Pj. Gubernur Safanpo dalam rapat koordinasi persiapan pleno di Swiss – Bell Hotel, Senin (4/3).

Menurutnya, pihak yang bertanggung jawab harus bekerja secara teliti dan cermat dalam memverifikasi data, serta memastikan bahwa setiap perolehan suara yang dihitung sesuai dengan fakta yang ada di lapangan. Dengan demikian, hasil pleno rekapitulasi nantinya dapat dipercaya dan diakui keabsahannya oleh semua pihak.

“Sebagaimana pengalaman sebelumnya ada beberapa hal perlu kita siapkan. Mulai dari data yang valid dan akurat, ini harus sesuai dengan fakta – dekat yang terjadi dilapangan.

Karena apabila yang kita umumkan dan tetapkan itu sesuai dengan fakta yang valid dan akurat maka semua pihak akan bisa menerimanya dengan baik tanpa ada protes, komplen dan keberatan,” tuturnya.

Selain itu, segala bentuk antisipasi menurut Pj. Gubernur Safanpo turut perlu dipersiapkan guna mengatasi apabila terjadi gesekan.

“Walaupun demikian kadang kala nanti ada perbedaan data yang berpotensi menimbulkan  perbedaan pandang yang mungkin bisa dapat meruncing ke gesekan, maka kita perlu melakukan antisipasi. Antisipasi itu mulai dari data yang dimiliki, perangkat yang dimiliki untuk keamanan dan ketertiban,” ujarnya. Antisipasi kesiapan semua pihak terkait menjadi penting. “Apabila ada kelompok calon legislatif yang menyampaikan ketidakpuasan jangan sampai ada menimbulkan gangguan kamtibmas ditengah masyarakat. Maupun dapat menimbulkan kerusakan pada fasilitas – fasilitas umum,” pesannya. [ERS-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *