24 Juni 2024

Personil Gabungan TNI/Polri di Distrik Jair lakukan Penertiban Peredaran Miras Lokal

0

Tim gabungan TNI/Polri saat mengamankan barang bukti tempat produksi sopi. Foto: PSP/VER

Tanah merah, PSP – Maraknya peredaran miras lokal di Distrik jair Kabupaten Boven Digoel, Personil gabungan TNI/Polri di Distrik Jair menyisir tempat-tempat yang diduga sebagai pabrik miras lokal, dan alhasil tim gabungan TNI/Polri berhasil mengamankan puluhan botol Milo siap edar, serta alat yang digunakan untuk proses pembuatan Milo.

Kapolres Boven Digoel AKBP I Komang Budiartha, Sik melalui Kapolsek Jair Ipda Aditama Tantowi Muharam Kafeawi, S.TrK mengatakan Kegiatan penindakan dan Penyitaan Barang Bukti berupa Minuman Keras Jenis Sopi tepatnya di Kampung Getentiri Distrik Jair, dilakukan berdasarkan surat perintah Kapolsek Jair  Nomor : Sprint /23/VI / 2023 / Sek Jair dalam Rangka Cipta Kondisi Kamtibmas di Wilayah Hukum Polsek Jair.

Kapolsek Jair ungkapkan, dalam pelaksanaan Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim Aipda Nasrun M Afifudin,SH selaku Katim bersama Anggota Polsek Jair bersama anggota  Babinsa Koramil 1711-13/GTR Sertu Badar.

“Dari kegiatan ini kita berhasil amankan barang bukti berupa Sopi Merah dalam  kemasan Aqua 600 Ml dengan total 18 Botol, Sopi dalam  kemasan Aqua 600 Ml dengan total 27 Botol, dua Gen 5 liter yang terisi dengan Sopi sebanyak 7 Liter, termasuk dua buah kompor Hock, 1 buah dandang, 2 buah galon yang berisi bahan mentah siap di masak/olah, 2 buah ember Cat 12 Kg berisi bahan mentah siap di masak/olah,”terangnya.

Menurut Kapolsek, barang bukti yang diamankan tidak hanya pada satu tempat yang diduga proses pembuatan Milo, melainkan banyak tempat mulai dari RT 1, 3 tempat, RT 2,6 dan RT 9, ini menandakan bahwa peredaran Milo dan pabriknya di kampung Getentiri distrik Jair semakin menjamur, dari hasil penyitaan barang bukti tersebut langsung di musnakan yang disaksikan oleh masing-masing ketua RT di kampung Getentiri. “selaku Kapolsek, saya mengharapkan kepada masyarakat untuk tidak memproduksi miras Lokal lagi, lebih baik mencari kegiatan positif lainya karena kita ketahui bersama bahwa dampak miras sangat tinggi terhadap Kamtibmas, dan juga sangat merusak mental dari generasi-generasih muda kita,”ungkapnya.[VER-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *