RAT TKBM Pelabuhan Merauke 2025, SHU Tembus Rp. 800 Juta

Merauke, PSP – Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Pelabuhan Merauke menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025 di GOR Hiad Sai, Kamis (30/4). Agenda ini membahas kinerja koperasi sekaligus arah pengembangan ke depan di tengah rencana peningkatan infrastruktur pelabuhan.Sekretaris TKBM Pelabuhan Merauke, Yulius Fofied, menyampaikan capaian signifikan pada tahun ini, di mana Sisa Hasil Usaha (SHU) koperasi mencapai Rp800 juta. Ia menyebut angka tersebut merupakan yang tertinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.“SHU tahun ini mencapai Rp800 juta. Tahun-tahun sebelumnya tidak pernah mencapai angka tersebut, bahkan di beberapa tempat lain SHU hanya berkisar Rp2 hingga Rp4 juta,” ujarnya.Fofied berharap capaian tersebut dapat terus meningkat pada tahun-tahun mendatang seiring dengan bertambahnya aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Merauke.Sementara itu, Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Merauke, Justina Sianturi, yang hadir mewakili Bupati Merauke, mengatakan pemerintah daerah tengah mendorong peningkatan fasilitas pelabuhan sebagai bagian dari solusi atas berbagai kendala yang ada.Menurutnya, pemerintah telah mengusulkan pengembangan pelabuhan kepada Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) serta kementerian terkait. Fokus pengembangan mencakup pembangunan dan perluasan area depo kontainer.“Pengembangan direncanakan dalam dua tahap, yaitu jangka pendek melalui penyediaan depo sementara dan jangka panjang melalui pembangunan infrastruktur yang lebih permanen dan terintegrasi,” kata Justina.Ia menambahkan, status Kabupaten Merauke sebagai kawasan Proyek Strategis Nasional (PSN) diharapkan dapat mempercepat realisasi berbagai usulan tersebut oleh pemerintah pusat.Pemerintah daerah optimistis, jika pengembangan pelabuhan terealisasi, maka volume aktivitas bongkar muat akan meningkat. Kondisi ini diyakini berdampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan anggota Koperasi TKBM serta masyarakat di wilayah Merauke. [ERS-NAL]
