8 Desember 2021

Papua Selatan Pos

Berita harian pagi Papua Selatan Pos

Pelaku Percobaan Persetubuhan Berhasil Ditangkap

Kapolres Merauke saat melakukan Konferensi Pers terkait penangkapan pelaku kasus percobaan persetubuhan terhasap anak dibawah umur, Rabu (24/11). Foto: PSP/JON

Merauke, PSP – Satuan Reskrim Polres Merauke berhasil menangkap pelaku percobaan pemerkosaan terhadap anak dibawah umur, dimana korban masih berusia 9 tahun, sedangkan pelaku berinisial AAS (18 Tahun).

Kapolres Merauke, AKBP Untung Sangaji mengatakan bahwa kejadian terjadi pada Kamis 18 November 2021 yang bermula pada saat korban pulang dari sekolahnya dengan berjalan kaki menuju ke rumahnya ke arah Jalan Brawijaya.

Tiba di depan monumen kapsul, Pelaku datang menghampiri korban dengan menggunakan motor Vega berwarna biru dan masih berseragam SMA baju batik berwarna biru. Kemudian pelaku membujuk korban agar mau ikut bersama pelaku dengan berkata akan mengantar korban pulang ke rumah dan akan memberikan uang sebesar Rp. 2. 000,- (dua ribu rupiah) sehingga korban mau mengikuti pelaku.

Saat itu pelaku bertanya rumah di mana dan korban menunjuk kearah Jalan Brawijaya tetapi pelaku justru ke jalan Misi. Kemudian pelaku memberikan uang Rp 2.000,- (dua Ribu Rupiah) tetapi korban tidak mau menerima karena korban meraba ada botol minuman keras di belakang pelaku dan mencium aroma minuman keras.

Kemudian pelaku membawa korban ke jalan Biak, saat itu korban mengatakan bahwa jalan yang mereka lewati salah. Tetapi pelaku  mengatakan kepada korban bahwa pelaku mengajak korban jalan-jalan. Kata pelaku “ Kita putar dulu to”. Saat turun dari motor  dan korban berjalan mundur tetapi pelaku turun dari motor menarik tangan kiri korban dan mengajak masuk ke rumah kosong, namun korban tidak mau mengikuti pelaku dan korban langsung berlari menjauh dan menangis ketakutan.

Kemudian ada saksi seorang ibu melihat korban dari arah seberang jalan, pelaku kemudian naik kembali motornya dan mendekati korban sambul membujuk korban kembali dengan berkata “Ayo saya antar pulang” namun korban tetap tidak mau dan menipu pelaku dengan berkata “ Itu sa pu tante, saya ma pulang ikut tante” sambil menunjuk saksi yang korban sebenarnya tidak dikenal.

Kemudian karena pelaku melihat saksi akan menyeberang jalan menuju korban maka pelaku melarikan diri dengan motornya dan saksi menyeberang menjemput korban. Kemudian sambil menangis korban menceritakan kejadian tadi dan saksi mengantarkan korban pulang ke rumah.

Kapolres mengatakan saat dilakukan penangkapan terhadap pelaku, anggotanya langsung melakukan tes urine terhadap pelaku dan didapati bahwa pelaku positif mengkonsumsi narkoba jenis Ganja.

“ Setelah ditangkap dilakukan tes urine baik tentang alkohol maupun narkoba, ternyata positif berupa ganja yang diakui oleh tersangka semenjak kelas 1 SMA dia sudah mengonsumsi itu,” katanya kepada wartawan, Rabu (24/11).

Berkaca dari kejadian tersebut, Kapolres menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih memperhatikan anak dalam segala aktivitasnya.

“ Dari kasus ini saya mengingatkan kepada masyarakat untuk tidak membiarkan anaknya semena-mena dijalan, dengan siapa dia bergaul tetapi tolong agar anak diarahkan hanya kepada orang tua dan keluarga yang yang mengamankan dia,” pungkasnya.[JON-NAL]

error: Content is protected !!