SawahTerendam, Proses Panen Terhambat

0
Kepala Distrik Tanah Miring saat meninjau saluran air di Kampung Yabamaru, Senin (293).

Kepala Distrik Tanah Miring saat meninjau saluran air di Kampung Yabamaru, Senin (29/3). Foto: PSP/JON

Merauke, PSP – Akibat curah hujan tinggi yang melanda Merauke akhir-akhir ini berdampak kepada beberapa wilayah di distrik Tanah Miring tergenang banjir termasuk lahan sawah petani.

Kepala Distrik Tanah Miring, Rizky Firmansyah mengatakan, akibat dari banjir tersebut, padi yang sudah memasuki masa panen tersebut terendam yang membuat proses memanen padi tersebut harus dilakukan secara manual yang membuat waktu panen menjadi lama.

“ Ini kan saat ini petani sudah mau panen, tapi karena adanya banjir ini dampaknya itu yang pertama banyak padi yang terendam, ini kesulitannya akan berdampak pada operasional alat untuk memanen akhirnya harus panen manual yang makan waktu cukup lama,” ucapnya beberapa waktu lalu.

Selain itu, akibat padi yang terendam tersebut membuat kualitas beras yang dihasilkan pun menurun. “ Yang kedua, kalau padinya sudah terendam, biasanya itu hasilnya kurang bagus. Apalagi kan untuk penyerapan beras ini, Bulog sudah ada standarnya, jadi kalau sudah terendam begini kualitas berasnya juga pasti menurun,” pungkasnya.[JON-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *