Idap Stemi, Pasien 56 Tahun Meninggal Setelah Terpapar Covid
dr.Nevile R Muskita
Merauke, PSP – Jumlah pasien meninggal dunia akibat Covid-19 bertambah lagi hari ini, Senin (29/3).
Pasien usia 56 tahun rujukan Rumah Sakit Bunda Pengharapan (RSBP) 26 Maret 2021 dibawa ke RSUD Merauke akibat mengalami stemi dan gagal jantung.
“Seorang pria di rujuk dari RSBP dengan Gagal Jantung, Stemi, DM tipe 2 dan BAB berdarah,” ujar Juru Bicara Covid-19 Merauke dr. Nevile R. Muskita kemarin.
Dari sana, kata Nevile, tim medis melakukan pemeriksaan Covid-19 menggunakan swab TCM.
“Hasil swab TCM terkonfirmasi positif Covid-19. Hari ini 29 Maret 2021 kondisi memburuk, sesak dan kesadaran menurun, akhirnya pasien meninggal dunia pukul 06.38 Wit tadi pagi,” kata dia.
Untuk diketahui, Stemi adalah serangan jantung yang serius dan termasuk kasus berat sehingga memerlukan penanganan medis sesegera mungkin. Ketika STEMI terjadi, pembuluh arteri koroner benar-benar tersumbat dan otot jantung tidak mendapat suplai darah. STEMI adalah singkatan dari ST segment elevation myocardial infarction. Kata “myocardial infarction” dalam STEMI berarti “kematian sel otot jantung”. Sementara “ST segment” adalah pola yang muncul pada elektrokardiogram, alat yang merekam detak jantung seseorang. [ERS-NAL]
