KPU Merauke Tetapkan Bupati dan Wabup Terpilih

0
Penyerahan berita acara oleh Ketua KPU kepada Bupati terpilih, usai rapat pleno terbuka penetapan paslon terpilih Pemilihan tahun 2020, di SwissbelHotel, Sabtu.

Penyerahan berita acara oleh Ketua KPU kepada Bupati terpilih, usai rapat pleno terbuka penetapan paslon terpilih Pemilihan tahun 2020, di SwissbelHotel, Sabtu (23/1). Foto: PSP/FHS

Mbraka : Politik sudah berlalu, mari bersatu bangun negeri ini

Merauke, PSP – Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Merauke menggelar rapat pleno terbuka   untuk penetapan pasangan, Drs.Romanus Mbraka,MT dengan H.Riduwan,S.Sos,M.Pd, sebagai Bupati dan Wakil bupati terpilih,  pada  Pemilihan tahun 2020, yang berlangsung di SwissbelHotel, Sabtu (23/1).

Ketua KPU Merauke, Theresia Mahuze,SH mengemukakan pleno penetapan pasangan calon (paslon) terpilih itu sesuai dengan Peraturan PKPU. Dimana, bagi KPU, baik provinsi, kota dan kabupaten, yang tidak ada gugatan atau perkara teregister di Mahkamah Konstitusi RI, agar segera melakukan pleno penetapan.

“Seperti diketahui bersama bahwa, lima hari setelah MK mengumumkan Buku Resistrasi  Perkara Konstitusi (BRPK), kita sudah harus melakukan pleno penetapan paslon terpilih,” terang Theresia, di sela-sela rapat tersebut.

Theresia menyebut, Senin (18/1), Mahkamah Konstitusi sudah mengumumkan BRPK, disana ada telah teregistrasi 132 perkara, dengan rincian, PHP untuk gubernur/wakil gubernu ada 7 perkara. Kemudian, walikota/wakil walikota ada 13, sedangkan bupati dan wakil bupati ada 112 perkara.  Untuk Merauke sendiri, tidak termasuk di dalamnya.  

“Dengan demikian, kami tetapkan hari ini  melaksankan rapat pleno penetapan paslon terpilih,” ujarnya.

Pleno penetapan paslon terpilih itu, sebut Theresia, merupakan tahapan terakhir dalam pelaksanaan Pemilukada Kabupaten Merauke tahun 2020.  Setelah tahapan ini, pihaknya akan melaporkan sekaligus menyerahkan berita acara dan Surat Keputusan (SK) kepada Pemda Merauke untuk selanjutnya diusulkan ke Gubernur Papua. Dari Gubernur akan dilanjutkan ke Mendagri untuk proses pelantikan.

“Mengenai pelantikan, bukan kewenangan KPU. Tugas dan tanggungjawab kami, sampai tahapan pleno penetapan ini saja,” katanya.

Dalam kesempatan itu juga, Theresia kembali menyampaikan apresiasi kepada semua pihak atas terselenggarannya Pemilukada tahun 2020, bisa berjalan dengan baik dan lancar.

Di tempat yang sama, Bupati terpilih, Drs.Romanus Mbraka, MT, dalam sambutannya, juga menyampaikan ungkapan terimakasih kepada pihak penyelenggara, aparat TNI/Polri, partai politik pendukung. Begitu juga dengan semua masyarakat Merauke hingga para leluhur. Sebab, Pemilukada sudah usai dengan baik.

Romanus juga mengajak semua pihak, termasuk lawan politik sebelumya untuk bersatu membangun Merauke. Karena, menurutnya, politik sudah berlalu. “Kalau kamu pintar, mari gabung jurus sama-sama bangun negeri ini,” ajaknya. Romanus juga menaruh perhatiannya dalam pemutusan mata rantai covid -19, dengan melakukan penyemprotan disinfektan, seluruh kabupaten Merauke. “Nanti kita gerakkan TNI dan Polri, lakukan penyemprotan hingga ke rumah- rumah,” pungkasnya.[FHS-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *