RKD Gandeng Wartawan Jadi ‘Duta Kopi Muting’
Sejumlah wartawan berpose bersama Owner RKD, kemarin. Foto Ist.
Merauke, PSP – Rumah Kopi D’Waroeng (RKD) gandeng para kuli tinta di Kabupaten Merauke jadi ‘Duta kopi asal Distrik Muting, selaku produk lokal. Ajakan sebagai duta itu juga diwarnai dengan pemberian T-shirt.
“Tujuan pemberian baju ini, sebagai duta dalam artian, turut mendukung memajukan petani lokal,” ujar Owner RKP, Jasman ditemani Manager RKD, Eby, kemarin.
Jasman menilai, peran para jurnalis dalam mempromosikan biji kopi asal Muting itu ke khalayak sangat berpengaruh. Dengan demikian, kopi lokal Merauke itu akan semakin dikenal masyarakat. Dimana, ketika RKD membeli biji kopi tersebut lalu mengolah dan menjualnya bagi para penikmat kopi.
“Disini teman-teman wartawan sangat berperan. Inilah yang kita harapkan bersama, supaya para petani kopi Muting, tetap eksis dan hasil panen mereka bisa dijual,” ujar Jasman.
Sebagai bentuk apresiasi, RKD juga menyiapkan diskon harga bagi wartawan ketika nongkrong di café tersebut. “Semoga kerjasama kita ini terus berlanjut, demi petani kopi local,” harapnya.
Selama tiga bulan terakhir ini pihaknya sudah membeli kopi asal Muting, sebagai produk unggulan yang disajikan kepada para pelanggan. Alhasil, para penikmat kopi cukup menggemarinya.
“Kalau dihitung hitung, RKD sudah menjual 30 kilogram biji kopi Muting. Kita berharap ke depannya, semakin bertambah lagi,” katanya.
Selain di kalangan masyarakat Merauke, asal Muting itu juga kini sedang dikenalkan hingga ke manca Negara. Salah satu pilot Sussy Air, yang sudah cukup lama jadi pelanggan RKD akan membawa sampel ke Francis. “Ketika pilot yang membawa kopi itu, nanti mengenalkannya di benua Eropa, akan memberi kabar ke RKD. Semoga diminati disana,” katanya lagi.[FHS-NAL]
