ABK yang Jatuh di Sungai Kumbe Ditemukan Tak Bernyawa

0
Petugas SAR saat mengevakuasi mayat ABK usai ditemukan, kemarin.

Petugas SAR saat mengevakuasi mayat ABK usai ditemukan, kemarin. Foto: PSP/FHS

Merauke, PSP – Anak buah kapal (ABK) bernama Rustam, yang sempat hilang akhirnya berhasil ditemukan oleh petugas SAR gabungan, dengan kondisi sudah tidak bernyawa lagi, Jumat (8/1), sekira pukul 11.00 Wit. Tubuhnya ditemukan mengambang di tengah sungai di mulut muara sungai Kumbe atau pada koordinat 08°21’38,00″ S – 140°13’29,01″.

“Jarak dari titik awal kejadian ke titik temuan sekitar 1.28 km,” terang Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke Supriyanto Ridwan, SE, saat dijumpai insan Pers di kantornya, kemarin.

Tim SAR gabungan terdiri dari Basarnas Merauke, Merauke Rescue Squad (MRS), Pos Marinir Yonmarhanlan XI, Pos Polisi Kumbe, agen kapal dan keluarga. Mayat ABK itu sendiri sudah dievakuasi ke RSUD Merauke. Proses evakuasi menempuh jalur darat menggunakan mobil.

Supriyanto menyebut setelah melakukan debriefing, seluruh unsur dan potensi SAR yang tergabung dalam tim SAR gabungan menghentikan seluruh aktifitas pencarian. Secara resmi pula,  operasi SAR atas Rustam ditutup. Seluruh personil kembali ke kesatuan masing-masing.

Seperti diketahui, Rustam dilaporkan terjatuh dari KMN Bintag Fahri 02 di Sungai Kumbe, Rabu (6/1), sekira pukul 05.00 Wit.

Melihat situasi saat ini, Supriyanto mengimbau masyarakat yang beraktifitas di air ataupun perairan agar senantiasa waspada dan lebih mengutamakan keselamatan. Masyarakat, diminta untuk memperhatikan selalu kondisi cuaca di lapangan disesuaikan dengan imbauan dari BMKG. “Yang juga penting adalah selalu siapkan dan bawa alat keselamatan jika beraktifitas di air maupun perairan. Bila perlu jangan lakukan (aktifitas di atas air)  jika kondisi cuaca tidak memungkinkan demi keselamatan bersama,” pintanya.[FHS-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *