Kurang Rambu Peringatan, Proyek Rehab Trotoar di Jalan Mandala Rawan Laka Lantas
Pengerjaan perbaikan jalan tanpa papan himbauan. Foto: PSP/WEND
Merauke, PSP – Para pengendara berharap agar Kontraktor proyek rehab trotoar di sepanjang jalan Mandala lebih memperhatikan keselamatan para pengendara yang sedang melintas. Pasalnya ada dibeberapa titik pengerjaan rehab trotoar tanpa ada tanpa papan peringatan ataupun rambu. Selain itu, bahan material bangunan untuk rehab trotoar tampak berserakan di bahu jalan, tanpa diberi tanda peringatan ataupun rambu. Apalagi jika malam hari dan tidak ada lampu penerangan jalan, tentunya hal ini sangat membahayakan masyarakat yang sedang melintas.
Kepala Dinas Perhubungan Merauke, Fransiskus Anggawan mengungkapkan bahwa, pihaknya telah memberi arahan untuk selalu memasang papan peringatan disetiap titik perbaikan jalan. Menurutnya, pemasangan hanya dilakukan diawal pengerjaan saja.
“Waktu awal pengerjaan jalan, memang mereka beri tahu, dan kita sudah ingatkan paling tidak ada papan pengumuman pengerjaan jalan. Supaya masyarakat bisa tahu dan kemudian berhati-hati,” kata Frans kepada Papua Selatan Pos, diruang kerjanya, Rabu, (30/9/2020). Namun demikian, pihaknya mengaku terus berkordinasi guna meningkatkan keselamatan para pekerja dan keselamatan pengendara yang melintas disekitar lokasi perbaikan jalan. Ia berharap, nantinya para pekerja tidak akan lupa dalam memasang papan peringatan. “Kedepan kita harap, mereka-mereka yang bekerja selalu memasang, sehingga yang menggunakan jalan bisa tau,” harapnya. [WEND-NAL]
