Tak Pulang Lima Hari, Tukang Parkir Ini Ditemukan Tewas Mengapung
Petugas sedang mengevakuasi mayat dari dalam kolam untuk dibawa ke RSUD merauke, kemarin.Foto: PSP/FHS
Merauke, PSP – Seorang warga kota Merauke yang kesehariannya berprofesi sebagai tukang parkir ditemukan tewas mengapung di kolam bekas galian, Jalan Irian Seringgu, Rabu (26/8), sekira pukul 11.55 Wit.
Kapolres Merauke melalui Kasubag Humas, AKP Ariffin,S.Sos, yang dikonfirmasi, membenarkannya. Kejadian tersebut, awalnya diketahui oleh seorang warga yang hendak memancing di kolam bekas galian tersebut. Awalnya, warga itu melihat benda terapung di atas air kolam. Karena merasa curiga, saksi mendekati dan ternyata benda tersebut adalah sesosok mayat dengan posisi tengkurap dan sudah mengelurakan aroma bau.
Atas peristiwa itu, saksi kemudian menghubungi pihak karyawan gudang pupuk. Kemudian, saksi bersama karyawan pergi untuk memastikan informasi yang diperoleh.”Setelah memastikan bahwa ada mayat, karyawan dari gudang itu langsung menghubungi SPKT Polres Merauke guna melapor,” ujar AKP Ariffin.
Selanjutnya, petugas mengamankan dan melakukan olah TKP oleh petugas Inafis. Mayat itu kemudian didorong ke pinggir kolam untuk dievakuasi. Tak lama, petugas dari RSUD Merauke datang untuk mengevakuasi mayat ke kamar jenazah dan dilakukan otopsi luar oleh Urdokes Polres Merauke, dr. Rahmadani .
“Hasil otopsi /pemeriksaan luar terhadap jenazah, tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban. Jenazash diperkirakan sudah meniggal selama tiga hari,” terang AKP Ariffin.
Keterangan yang diperoleh dari pihak keluarga dan tetangganya, yang bersangkutan sudah limahari tidak pulang kerumah. Korban sedikit mengalami gangguan jiwa dan sering mengkonsumsi miras. Jenazah sudah dibawa ke rumah duka, Jalan Ternate. “Kemungkinkan korban terjatuh ke dalam kolam bekas galian tersebut dan tidak bisa berenang. Hingga akhirnya, kelelahan dan tenggelam di dasar kolam,” pungkasnya.[FHS-NAL]
