Pertamakali Ikut Pamtas RI-PNG, Letda Ulivo : Masyarakatnya Ramah

0
Letda Ulivo

Letda Ulivo

Merauke, PSP – Masyarakat di perbatasan RI-PNG, tepatnya di Kampung Kondo, Distrik Naukenjerai, Kabupaten Merauke, sangat ramah dan sangat bersahabat atas keberadaan prajurit Satgas Pengamanan perbatasan (Pamtas) RI-PNG, Yonmek Raider 411/Pandawa Kostrad.

Kesan dan pengalaman baru itu  disampaikan, Danpos Kondo, Letda Ulivo  Dicky Pambudi, sejak menginjakan kaki di Merauke, mulai 14 Juli 2019 lalu  hingga Juni 2020, di masa purna tugas saat ini. Letda   Ulivo merupakan abituren Akademi Militer (Akmil) tahun 2018 dan bertugas di perbatasan negara, baru kali ini.

“Karena ramah, kami sangat bersemangat membantu kekurangan masyarakat. Kami sangat diterima ditengah-tengah mereka,” ujar Letda Ulivo, kepada Papua Selatan Pos, kemarin.

Ia menyebut, pengalaman baru yang diperolehnya itu, menggambarkan  bahwa Indonesia itu Bhineka Tunggal Ika. Dimana, meski berbeda suku, ras dan budaya tetapi, tetapi tetap satu yakni Indonesia.  Hal itu bisa terlihat dari kegiatan sehari-hari maupun toleransi umat beragama yang terjalin selama ini.

“Pengalaman saya, saat lebaran kemarin, masyarakat yang mayoritas beragama Kristen mengunjungi pos untuk mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri,” cerita Letda Ulivo, sembari mengenang kisa-kisah keberasamannya dengan warga Kondo.

Dalam menjaga hubungan agar tetap harmonis dengan masyarakat, Letda Ulivo bersama anggota lainnya menjaga komunikasi secara intens dan mendengarkan keluh kesah masyarakat kampung. Baik itu, dalam bentuk anjangsana maupun memberikan bantuan – bantuan kecil berupa jasa yang dapat sedikit meringankan beban warga.

“Dari komunikasi sosial inilah, kami dapat mengerti bagaimana keluh kesah masyarakat sehingga kami dapat mewujudkan apa yang mereka harapkan dari prajurit satgas,” pungkasnya.

Sementara Alosius Gebze, yang kesehariannya sebagai dewan gereja, mengaku bangga atas kehadiran prajurit Kostrad itu di kampung mereka. Sebab, sudah banyak membantu. “Pos ini mau untuk bersosialisasi dan tinggal bersama-sama masyarakat,” ucapnya mengapresiasi.[FHS-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *