Umat Katholik Paroki Bunda Hati Kudus Kuper diminta Membagi Sukacita dan Kegembiraan kepada Orang Lain
Merauke, PSP – Pada momentum perayaan pesta Paskah, Seluruh Umat Katolik Khususnya Paroki Bunda Hati Kudus Kuper diminta untuk membagi sukacita dan kegembiraan kepada sesama umat manusia, penuturan ini disampaikan Pastor paroki Bunda hati Kudus Kuper. Junus Abel Kelitadan P.r saat di temui wartawan usai pelayanan Ibadah Ekaristi di gereja Santo Mikael Semangga satu, pada Minggu (5/4).
Dikatakan pastor paroki kuper, melalui perayaan paskah saat ini diharapkan kepada seluruh umat katolik agar menjadi pribadi yang lebih berkenan di hadapan Tuhan, dengan cara mendekatkan diri dengan tuhan lewat doa-doa pribadi maupun perayaan Ekaristi yang adalah, sumber daya puncak kehidupan bagi umat katholik.
Pastor Paroki Bunda Hati Kudus Kuper juga berpesan kepada seluruh umat katolik, bahwa melalui perayaan paskah yang diselenggarakan pada saat ini, seluruh umat katolik terpanggil, untuk berani bersaksi, seperti para murid Yesus, yang senantiasa menghadirkan wajah allah senantiasa, dengan menampilkan hal-hal baik dalam kehidupan setiap hari dan juga berhadapan dengan saudara-saudara kita yang lain.
“Menjadi orang katolik tidak hanya untuk diri sendiri, tetapi iman harus di wujudkan dalam kehidupan nyata, karena beriman bukan soal perasaan tetapi yang terpenting adalah tindakan. Maka Rasul Yakobus mengingatkan kepada kita bahwa iman tanpa perbuatan adalah iman yang mati.
Oleh karena itu melalui paska ini kita di panggil untuk menjadi pelaku perubahan bagi siapa saja yang ada di sekitar kita seperti yang dikatakan oleh Antomi Demelo supaya hidup kita itu indah dihadapan tuhan maka kita harus berubah.
Selain itu, pastor Paroki Kuper juga menambahkan sesuai dengan tema pada paskah yakni, Gerakan Misioner Gereja dalam menghadirkan pengharapan. tema tersebut mengajak kita bersaksi untuk mewujutkan kemisionarisan ditengah dunia yang saat ini dihadapkan dengan dengan tingkat ekonomi yang sulit dan juga berhadapan dengan situasi dunia yang terguncang peperangan. “Kita di panggil untuk bersaksi lewat cara berpikir kita, dan tindakan kita, dalam artian mewudkan kasih dalam kehidupan bersama. Jadi sebagai orang katolik kita harus bersaksi untuk membawa kasih kepada orang lain, terutama yang sudah mendapatkan berkat dari tuhan lewat perayaan paskah ini, kita diminta untuk membagi sukacita dan kegembiraan kepada orang lain,”ucap pastor Junus Abel.[VER-NAL]
