14 Juni 2024

Jalanan Jadi Tempat Sampah, DLH: Lurah dan RT Semestinya Bisa Berperan

0

Sampah - sampah berserakan di Jalan Arafura.Foto: PSP/ERS

Merauke, PSP-Tumpukan sampah masih terlihat berserakan di beberapa ruas jalan di Merauke, yakni di Jalan Cikombong dan Jalan Arafura misalnya. Orang-orang tak bertanggungjawab membuangi sampah di pinggiran jalan itu.

Padahal pemerintah sudah mempersiapkan Tempat Pembuangan Sampah (TPS). Pihak Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Merauke pun merasa kebingungan dengan perilaku masyarakat yang tidak memperdulikan kebersihan lingkungan.

“Mau bagaimana lagi, kesadaran masyarakat sangat kurang tentang kebersihan. Padahal sudah ada TPS,” ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Merauke, Drs. Harmini kepada Papua Selatan Pos dari balik selulernya, Senin (27/4).

Dikatakan Harmini, petugas kebersihan di DLH pun tidak mencukupi untuk menjangkau wilayah-wilayah itu. Disamping itu, DLH juga belum memiliki armada yang cukup untuk melakukan pengangkutan sampah.

“Petugas kurang, tenaga kami tidak mampu menjangkau sampai kesana. Nah, jadi mau bagaimana lagi, kalau tenaga dan peralatan tidak mendukung,” kata Harmini.

Harmini menyebutkan, jumlah rata-rata sampah di Merauke mencapai 40 sampai 50 ton perhari. “Semenjak wabah Corona ini, jumlah sampah malah naik karena kebanyakan di rumah, makanya produksi sampah juga meningkat,” sebutnya.

Semestinya, kata Harmini, selain masyarakat pihak kelurahan dan RT turut bertanggung jawab memberikan intruksi kepada masyarakat di wilayah masing-masing.

“Sudah semestinya lurah dan RT dan peran serta masyarakat. Apalagi ini mau pengumuman adipura. Yang jelas peralatan kami kurang dan petugas kami juga kurang. Kami harapkan di saat seperti ini pengertian dari semua pihak, supaya sampah langsung dibuang di TPS,” katanya. [ERS-RH]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *