Bupati Mappi Ingatkan Pemprov Papua Selatan Soal Kerjasama
Kristosimus Agawemu.
Merauke, PSP – Bupati Kabupaten Mappi, Kristosimus Agawemu, mengingatkan Pemerintah Provinsi Papua Selatan agar tidak membiarkan pemerintah kabupaten berjalan sendiri dalam pelaksanaan program pembangunan.
Hal itu disampaikan Rito menyusul masih kurangnya sinergi antara pemerintah provinsi dengan empat kabupaten cakupan, yakni Mappi, Asmat, Boven Digoel, dan Merauke.
“Ketika kami menyerahkan dokumen, pemerintah provinsi harus jemput bola supaya ada kolaborasi. Jangan dibiarkan kami mengambang, lalu saat Musrenbang justru membahas topik lain,” tegas Rito dalam wawancara kepada wartawan di Swissbell Hotel Merauke Selasa (21/4).
Ia mencontohkan program 1.000 sarjana dari Kabupaten Mappi, di mana sejumlah mahasiswa dititipkan untuk berkuliah di Merauke. Menurutnya, program tersebut membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari pemerintah provinsi.
Selain itu, dalam forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), pihaknya juga akan mengusulkan agar pada 2027 Pemerintah Provinsi Papua Selatan membantu pembangunan asrama mahasiswa yang menjadi kewenangan provinsi.
Di sektor pendidikan, Kristosimus menyoroti kebutuhan mendesak pembangunan balai latihan guru. Ia menilai fasilitas tersebut penting mengingat sistem pembelajaran saat ini telah berbasis digital dan teknologi.
“Ini sudah seperti kebutuhan makanan. Tapi di saat yang sama, guru-guru kami belum siap memahami teknologi dengan baik. Jika tidak ada balai latihan guru, kami akan terus tertinggal,” ujarnya.
Ia menegaskan, kebutuhan balai latihan guru tidak hanya di Mappi, tetapi juga dirasakan oleh kabupaten lain seperti Boven Digoel, Asmat, dan Merauke. Sesuai kewenangan, pembangunan fasilitas gedung tersebut berada di pemerintah provinsi.
Kristosimus kembali menekankan pentingnya peran aktif pemerintah provinsi dalam membangun kolaborasi dengan daerah. “Saya harapkan ada kerja sama dari semua pihak, bukan hanya legislatif di Papua Selatan, tetapi juga MRP harus bertanggung jawab terhadap masyarakat,” pungkasnya. [ERS-NAL]
