Dua Kapal Trawl China Diprotes Nelayan, Kepala PPN Merauke: Masih Tunggu Izin
Susanto Masita.
Merauke, PSP – Kepala Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Merauke, Susanto Masita, menanggapi protes nelayan terkait rencana operasi dua kapal trawl asal China di perairan Merauke. Ia menegaskan bahwa pihaknya hanya bertindak sebagai pelaksana regulasi yang telah ditetapkan pemerintah.
“Ini terkait dengan regulasi yang sudah tersedia. Kami di daerah hanya menjalankan aturan yang ada,” ujar Susanto di kantornya, Senin (20/4).
Ia menjelaskan, dua kapal tersebut menggunakan alat tangkap berupa jaring hela udang berkantong dan direncanakan untuk menangkap udang. Namun hingga saat ini, keduanya masih menunggu proses perizinan sebelum dapat beroperasi.
Menurut Susanto, wilayah penangkapan kapal tersebut juga telah diatur oleh pemerintah pusat melalui keputusan menteri, termasuk jalur penangkapan yang diperbolehkan.
Menanggapi kemungkinan kedua kapal tetap diizinkan beroperasi di perairan Merauke, Susanto menyatakan pihaknya belum dapat memastikan. “Kami tetap menunggu keputusan dari kementerian dan pemerintah daerah, apakah kapal ini bisa beroperasi di laut Merauke atau dialihkan ke wilayah lain,” katanya. Ia menambahkan, secara administratif kedua kapal tersebut juga belum mengantongi izin operasional yang siap dijalankan. Oleh karena itu, seluruh proses masih dalam tahap menunggu keputusan resmi dari pihak berwenang. [ERS-NAL]
