SD Inpres Kuprik Akan Gelar Vaksinasi

0
Kepala Sekolah SD Inpres Kuprik Misnuryani R, S. Pd

Kepala Sekolah SD Inpres Kuprik Misnuryani R, S. Pd

Merauke, PSP – Sekolah Dasar (SD) Inpres Kuprik akan menggelar kegiatan  vaksinasi siswa usia 6 sampai 11 tahun yang akan dilakukan oleh puskesmas kuprik, dan dalam pelaksanan vaksinasi siswa akan didampaingi langsung oleh orang tua atau wali siswa disekolah.

Kepala Sekolah SD Inpres Kuprik Misnuryani R, S. Pd mengatakan, kegiatan vaksinasi yang akan digelar pada 7 Febuari 2022 ini. Sebelumnya Sekolah sudah melakukan sosialisasi terlebih dahulu tentang pentingnya vaksinasi bagi imunitas tubuh. Dan memang dalam kegiatan sosialisasi ada beberapa orang tua atau wali murid yang masih ragu untuk anaknya menerima vaksinasi, bahkan juga ada orang tua wali murid yang tidak ingin agar anaknya menerima vaksinasi, oleh sebab itu kami dari pihak sekolah juga tidak bisa memaksa siswa untuk wajib menerima vaksinasi.

“Di tanggal 20 Januari SD inpres kuprik mengadakan sosialisasi dengan komite sekolah, pengawas sekolah dari dinas pendidikan dan kebudayaan dan ditambah dari petugas puskesmas kuprik yang mengadakan sosialisasi vakisnasi pada komite sekolah. Dan banyak komite sekolah yang merespon untuk bertanya lebih detail tentang pentingnya vaksinasi dan sudah diperjelaskan juga oleh petugas dari puskesmas,” ujar Misnuryani saat ditemui disela-sela kesibukannya, Kamis (27/1/22).

Dia juga katakan, kami telah memberikan surat persetujuan pada orang tua atau wali murid untuk dapat disetujui agar anaknya menerima vaksinasi, dan memang ada sekitar 70% persen orang tua atau wali siswa yang menyetujui agar anaknya menerima vaksinasi. Untuk jumlah keseluruhan siswa yang di sekolah yakni ada 244 siswa, namun dari jumlah tersebut akan terbagi, sehingga kami akan melihat data terbaru nanti pada saat gelar vaksinasi nanti.

“Pihak sekolah juga berharap agar siswa yang tidak mempunyai status penyakit bawaan agar kiranya orang tua atau wali murid  dapat mengantar anaknya untuk terlibat dalam mengikuti vaksinasi, karena jika seluruh siswa disekolah mengikuti mengikuti vaksinasi, maka proses pembelajaran akan dilakukan secara normal, dan tidak akan menimbulkan rasa keraguan terhadapat anak kita disekolah karena takut penyebaran pandemi Covid-19,” pungkasnya. [RADE-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *