3 Korban Penembakan KKB Dikebumikan di Jagebob
Jenazah warga Jagebob yang ditembak KKn tiba di Merauke. Foto: PSP/ERS
Merauke, PSP – Kelompok kriminal bersenjata (KKB) kembali berulah di Yahukimo, Papua. Mereka menembak lima warga sipil hingga tewas. Insiden itu terjadi pada Kamis (24/6). Salah satu korban adalah kepala suku Pingki, Obaja. Sedangkan empat korban lainnya merupakan pekerja bangunan.
“Saya baru mendapat laporan yang memastikan bahwa ke empat korban bukan karyawan PT Crenoma, melainkan pekerja bangunan asal Sangir, yang membangun rumah warga,” ungkap Danrem 172/PWY Brigjen TNI Izak Pangemanan, dilansir dari Antara, Jumat (25/6/2021).
Pangemanan mengatakan pelaku penembakan dan penganiayaan hingga menewaskan warga sipil di Kampung Pingki, Kabupaten Yahukimo, Papua, adalah KKB pimpinan Tandius Gwijangge (TG).
Tiga dari empat pekerja bangun yang ditembak mati oleh KKB, berasal dari Kabupaten Merauke, tepatnya warga Jagebob. Mereka pergi mencari nafkah ke Yahukimo. Sabtu (26/6/2021) jenazah ketiga warga yang tewas ditembak KKB tiba di cargo Bandar Udara Mopah, Sabtu (26/6). Mereka dikebumikan di Jagebob dihari yang sama.
Adapun ketiga korban penembakan KKB saat hendak bekerja membangun rumah kepala suku disana, yakni Sudarto, Suardi dan Faidin.
Menurut adik dari almarhum Sudarto yakni Suadi yang ditemui wartawan pada saat penjemputan jenazah, mengatakan ada 4 orang warga Jagebob pada tanggal 11 Juni 2021 lalu berangkat ke Kabupaten Yahukimo untuk bekerja membangun ruko milik kepala suku.

“Mereka berangkat 11 Juni 2021 lalu. Kakak saya Sudarto, diajak temannya yaitu Darmanto, Suardi dan Faidin, saya dengar mau bangun ruko atau kios milik kepala suku,” ujar Suadi.
Kata Suadi, almarhum Sudarto merupakan warga Wenda Asri dan Faidin serta Suardi warga Angreipermaigi. “Tahun sebelumnya memang sudah dibuat pondasi dan tahun ini rencana mau dilanjutkan pembangunannya. Tahun lalu kakak saya memang tidak ikut, tapi tahun ini karena diajak oleh temannya,” kata Suadi.
Suadi sampaikan mendapatkan informasi mengenai musibah yang dilanda sang kakak lewat Info Kejadian Kota Merauke di lanal facebook. Mendengar itu, keluarga langsung mencari informasi tentang kebenaran kejadian tersebut.
“Kakak Sudarto meninggalkan 3 orang anak dan 1 istri, kami akan kebumikan hari ini di Jagebob,” kata Suadi.
Suadi menyampaikan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Merauke, khususnya Bupati Merauke yang turut terlibat membantu kelancaran evakuasi para korban.
Sementara itu, Darmanto yang merupakan korban selamat dalam peristiwa itu saat ditanyai di cargo tak kuasa menahan tangisnya. Sebab dirinya yang menjadi kepala rombongan yang ikut pada saat KKB menyerang.
“Saya lihat ada kurang lebih 30 orang KKB, mereka brondong tembakan pas kami di jalan, kami sempat lari ke hutan, mereka pakai laras panjang,” ujar Darmanto. Ditambahkan, setelah kejadian sekitar 1 hari lebih, ada bantuan dari TNI-Polri yang datang. [ERS-NAL]
