Para Terduga Teroris akan Diberangkatkan dari Merauke
Kapolres Merauke, AKBP Untung Sangaji
Merauke, PSP – Para terduga teroris yang diamankan Densus 88 Mabes Polri dan Polres Merauke tengah dipersiapkan untuk diberangkatkan dari Merauke. Namun hendak dibawa kemana tidak dapat diberitahu.
“Mereka lagi di persiapkan untuk diberangkatkan, hanya saja kita tidak boleh menerjemahkan segala sesuatu tentang pengungkapan kasus itu karena demi kesejukan ditengah – tengah masyarakat. Tata kelola ekonomi harus berjalan dengan baik, jangan ada lagi ketakutan, karena urusan takut urusan kita kepolisian yang tangani,” ujar Kapolres Merauke Ir. Untung Sangaji,M.Hum di Ruang kerjanya lusa lalu.
Ditanya, apakah memang benar yang diamankan sudah mencapai 20-an lebih orang, Kapolres menjawab bahwa ada beberapa yang dicurigai. “Dari yang dicurigai, boleh mencurigai tetapi bukan berarti yang lain itu adalah tersangka, kami tetap teliti dan Densus tidak menangkap sembarangan. Saya tidak mau menyampaikan berapa jumlah, karena itu domainnya Kapolda. Karena orang yang kita curigai ada juga yang benar ada juga yang salah,” tutur Kapolres.
Yang pasti, kata Kapolres, yang ditangkap sudah lebih dari 10 orang beserta barang buktinya, dan kini sudah ada yang ditetapkan sebagai tersangka.
“Ada (Jadi tersangka), yang lari dari Makassar kesini karena dia merasa aman. Sudah diatas 10 orang sudah ditangkap, silahkan tanya dengan bagian ini di Polda karena domain disana. Yang pasti kita sudah amankan mereka lengkap dengan barang bukti, seperti senjata biasa yang bisa dipakai untuk membunuh , keliatan biasa dan sudah diamankan. Termasuk alat – alat untuk mereka bongkar pasang bengkel untuk merakit,” ujar Kapolres.
Ditanya kembali, dari hasil introgasi kepada terduga, mengapa para terduga memilih Merauke jadi sasaran, Kapolres mengatakan bahwa Merauke adalah Indonesia Mini. “Ini Indoensia Mini, mini ini kalau dirusak seluruh Papua jadi terganggu, pintar juga kan, kenapa dia itu nggak bom ditengah sawah misalnya, atau kandang ayam. Kayaknya pertanyaan itu ke teroris deh, karena kami anti nya,” tegas Kapolres.
Kapolres berharap, kiranya semua pihak mempercayakan pekerjaan tersebut kepada pihak kepolisian. Sebab, sampai sekarang kepolisian tetap meniliti semua hasil penangkapan. “Kita teliti dengan keahlian kita baik di intel maupun reserse juga satgas bom tetap bekerja. Kasi kami kesempatan bekerja, mengenai kimia yang ada pun kami selidiki darimana asalnya,” pesan Kapolres. [ERS-NAL]
