Bupati Freddy Gebze Pamit dan Mohon Maaf
Sularso Titip Pendidikan dan Kesehatan di Pundak Pimpinan Baru
Merauke, PSP – Mantan Bupati Frederikus Gebze dan Wakil Bupati Sularso telah memasuki masa purna jabatan, terhitung mulai, Rabu (17/2/2021) kemarin. Dalam pidato terakhirnya, Freddy menghaturkan permintaan maaf kepada semua pihak atas kekurangan dan kesalahan selama ia menjabat satu periode.
“Saya dengan kerendahan hati mohon maaf jika dalam tutur kata perbuatan, tindak-tanduk atau yang membuat bapak ibu atau saudara merasa kurang berkenan, pribadi lepas pribadi, keluarga, beserta handai taulan,” ucap Freddy dengan berlinang air mata, kemarin.
Lebih lanjut, Freddy mengajak kepada semua pihak agar bersatu dan memberi dukungan sepenuhnya kepada Bupati dan Wakil Bupati baru sebagai nahkoda yang akan memimpin kabupaten Merauke selama satu periode mendatang.
“Saya yang telah diberi tanggungjawab untuk menyelenggarakan sesuai dengan kapasitas kita masing-masing. Kiranya kita terus mengembangkan kerja sama dan bergandengan dengan sodara bupati dan wakil bupati terpilih untuk saling mendukung,” ajaknya.
Sementara, sesuai rapat paripuran, Freddy mengatakan bahwa biarlah rakyat yang menilai bagaimana pencapaian kinerjanya selama 5 tahun. Menurutnya, devinisi kepuasan itu sangat subjektif.
“Memang kalau dari 8 visi misi sebanarnya kita sudah sampaikan, ya memang kalau kita mau kejar 8 visi misa kita tidak bisa bandingkan dengan situasi dan kondisi di Merauke yang luas wilayahnya lebih bisar. Jadi memang kepuasan tidak akan pernah kita raih, tetapi apa yang bisa kita buat biarkan rakyat yang menilai dan memberikan apresiasi,” bebernya
Selain itu, saat disinggung soal kegiatan apa yang akan ia lakoni setelah ini, ia menimpali dengan berujar akan menjadi pengajar diperguruan tinggi sebagaimana yang ia lakukan sebelum menjabat Bupati dahulu. “Kita sebagai akademisi dosen kan kembali mengajar memberikan yang terbaik,” pungkasnya.
Sularso Titip Pendidikan dan Kesehatan di Pundak Pimpinan Baru

Sementara itu, Sularso, SE yang diwawancarai awak media seusai rapat paripurna, menyampaikan bahwa capaian indikator pembangunan mengalami peningkatan walaupun belum sesuai dengan harapan.
Hal itu patut dibanggakan dan sebisa mungkin dilanjutkan oleh Bupati dan Wakil Bupati terpilih. “Indikatornya kami cukup bangga, semoga ini bisa dilanjutkan oleh Pak Romanus dan pak Riduwan hal – hal yang baik. Tentunya dengan memperhatikan kekurangan masyarakat yang selama ini juga masih ada terutama di bidang pendidikan dan kesehatan, ini titipan kami kepada pemimpin yang baru,” jelas Sularso.
Sebab, lanjut Sularso, membangun sumber daya manusia di Papua sama dengan meletakan pondasi untuk jangka panjang. “Supaya SDM di Papua siap untuk menerima perubahan jaman dan perkembangan,” pinta Sularso.
Dengan berakhirnya maaa jabatan, Sularso mengatakan akan tetap mengawal kebijakan pemerintah.
“Secara pribadi, background saya di politik dan pengusaha. Kemungkinan besar saya akan tetap mengawal kebijakan – kebijakan pemerintah lewat politik melalui perwakilan kamj di dewan,” kata Sularso.
Selain akan bergelut di politik, Sularso mengatakan akan kembali berwiraswasta.
“Saya akan tetap berwiraswasta dan akan tetap aktif di organisasi politik
Seperti saat ini saya sebagai wakil ketua DPD Partai Gerindra Papua. Kekuatan politik di daerah dan provinsi akan bersinergi membangun Papua dan masyarakatnya,” tandasnya. Pantauan di ruang sidang DPRD Merauke kemarin, terlihat mantan Bupati dan Wakil Bupati Merauke menitihkan air mata sembari berpamitan dengan SKPD -SKPD yang menghadiri rapat paripurna tersbut. [ERS/WEND-NAL]
